PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Imbauan tersebut disampaikan usai menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kantor Camat Parigi Utara, Rabu, 18 Februari 2026.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Parigi Moutong untuk bersama-sama menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing selama bulan Ramadan ini,” ujar Bupati Erwin.
Menurutnya, aktivitas masyarakat yang cenderung meningkat pada malam hingga dini hari selama Ramadan perlu diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Selain itu, ia mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan yang sebelumnya sempat terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Parigi Moutong masih dilanda kekeringan yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu kembali terjadinya kebakaran.
“Cuaca masih kering, sehingga sangat rawan terjadi kebakaran. Saya minta masyarakat berhati-hati, termasuk tidak sembarangan membakar petasan atau kembang api yang bisa memicu api,” tegasnya.
Di sisi lain, Bupati Erwin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama selama Ramadan. Ia menekankan bahwa toleransi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial di daerah yang majemuk.
“Kepada saudara-saudara kita yang tidak menjalankan ibadah puasa, mari kita tetap saling menghargai dan menjaga toleransi. Parigi Moutong adalah daerah yang majemuk, sehingga kebersamaan harus terus kita rawat,” tambahnya.
Ia berharap, dengan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan, meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana, serta memperkuat toleransi, pelaksanaan ibadah Ramadan di Kabupaten Parigi Moutong dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan.*








