PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berencana merevitalisasi Sentra Industri Kecil Menengah (SIKIM) di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara. Langkah tersebut diambil untuk mengaktifkan kembali sentra industri yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian daerah berbasis komoditas kelapa.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengatakan, rencana revitalisasi SIKIM mendapat respons positif dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hal itu disampaikan Erwin usai melakukan pertemuan dengan Bappenas di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Erwin, Bappenas meminta pemerintah daerah segera menyampaikan usulan resmi yang menjelaskan secara rinci dampak ekonomi dan sosial apabila SIKIM Avolua kembali beroperasi.
“Bappenas meminta kita secepatnya memasukkan usulan dengan menjabarkan dampak jika SIKIM diaktifkan kembali. Rencananya, minggu depan akan kita presentasikan,” ujar Erwin.
Erwin menilai, keberadaan SIKIM Avolua masih sangat strategis mengingat Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu daerah penghasil kelapa di Sulawesi Tengah. Revitalisasi sentra industri tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali rantai ekonomi berbasis kelapa, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Berdasarkan pantauan di lapangan, SIKIM yang dibangun di Desa Avolua saat ini minim aktivitas dan terkesan terbengkalai. Padahal, sentra industri tersebut sebelumnya dirancang sebagai pusat pengolahan industri kecil berbasis kelapa yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.
Selain menghasilkan produk turunan kelapa, SIKIM juga ditargetkan menjadi sarana penciptaan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, serta berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap, melalui revitalisasi tersebut, SIKIM Avolua dapat kembali berfungsi sebagai pusat aktivitas industri kecil yang produktif dan berkelanjutan.*









Comments 1