PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menyalurkan Bantuan Hibah Keagamaan kepada 21 pondok pesantren sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan, penyaluran bantuan dilaksanakan dalam dua tahap kegiatan pada akhir Desember 2025.
Penyerahan bantuan hibah keagamaan pertama dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025 di Pondok Pesantren Ulumuddin, Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan. Pada kegiatan tersebut, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, secara langsung menyerahkan bantuan hibah keagamaan kepada 10 pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk terus mendukung pondok pesantren yang memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia.
“Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan lembaga-lembaga keagamaan, termasuk pondok pesantren, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, beriman, dan bertakwa,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap agar bantuan hibah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal serta dikelola secara bertanggung jawab.
“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara tepat guna, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan keagamaan dan peningkatan kualitas para santri,” tambahnya.
Adapun pondok pesantren penerima bantuan hibah pada kegiatan pertama tersebut antara lain MA Al-Izzah Al-As’adiyah Torue, Darussholihin Nahdlatul Wathan Sausu, Ulumuddin Boyantongo, Nurul Amanah Dolago Padang, Lisaanul Arab Parigi, Kyai Sholeh Damar Parigi, Ittihadul Ummah Jono Parigi Barat, Hidayatullah Baliara, Darul Mukhlasin Pelawa, serta Darunnajah Toboli.
Sementara itu, penyerahan hibah keagamaan tahap kedua dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong, Senin, 29 Desember 2025. Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, mewakili Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyerahkan Bantuan Hibah Keagamaan kepada 11 pondok pesantren lainnya.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong yang tidak dapat hadir karena masih berada di luar daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah memiliki sejumlah konsep ke depan, salah satunya mendorong pondok pesantren agar memiliki usaha mandiri guna menunjang keberlanjutan lembaga.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, tidak hanya dari sisi pendidikan spiritual, tetapi juga dari sisi ekonomi.
“Dengan begitu, setidaknya ada anggaran keuangan yang dikelola oleh Pondok Pesantren, Inilah yang kedepan bisa kita pikirkan bersama-sama supaya berkesinambungan,” ujarnya.
Adapun pondok pesantren penerima Bantuan Hibah Keagamaan pada kegiatan kedua tersebut, yakni Pondok Pesantren Tahfiz Al-Habbah Desa Silanga Kecamatan Siniu, Pondok Pesantren Sabilul Khairaat Desa Ampibabo Kecamatan Ampibabo, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al Fakhiriyah Desa Tolole Kecamatan Ampibabo, Pondok Pesantren Al Mubarok Desa Tomoli Kecamatan Toribulu, Pondok Pesantren Al-Amin Desa Toribulu Kecamatan Toribulu, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al Fakhiriyah Lil Khairaat Desa Posona Kecamatan Kasimbar, Pondok Pesantren Al-Amanah Darul Mukhlisin Desa Sigenti Kecamatan Tinombo Selatan, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien Desa Kayu Agung Kecamatan Mepanga, Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Kota Nagaya Kecamatan Bolano Lambunu, Pondok Pesantren Darul Ma’arif Desa Kota Nagaya Kecamatan Bolano Lambunu, serta Pondok Pesantren Al Fatah Desa Sidomukti Kecamatan Bolano.
Melalui penyaluran hibah keagamaan ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pondok pesantren dapat terus berkembang, mandiri, serta berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing.*









Comments 1