Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Bapenda Tingkatkan Kapasitas Pemungut Pajak Daerah di Lapangan

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
3 Oktober 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
6 November 2025
Bapenda Tingkatkan Kapasitas Pemungut Pajak Daerah di Lapangan

Diskusi NAPAREDA (Notesa Pajak Daerah dan Retribusi Daerah) bersama ASN dan PPPK Bapenda Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (31/10). IST

PARIGI MOUTONG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Parigi Moutong terus berupaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah di lapangan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan Diskusi bertajuk NAPAREDA (Notesa Pajak Daerah dan Retribusi Daerah) yang digelar bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (31/10).

Kegiatan yang mengangkat tema Penelitian Lapangan dan Pemeriksaan Pajak Daerah ini menjadi ajang pembekalan sekaligus penguatan pemahaman teknis bagi para petugas lapangan dalam menjalankan tugas pemungutan pajak dan retribusi secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kepala Bapenda Kabupaten Parigi Moutong, Mohammad Yasir, dalam menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama untuk memperkuat kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemungutan pajak bukan sekadar kegiatan administratif, tapi bagian dari tanggung jawab besar kita untuk menjaga kemandirian fiskal daerah. Karena itu, setiap ASN dan PPPK Bapenda harus memahami prosedur, etika, dan strategi pemungutan dengan baik,” ujar Yasir.

Baca Juga

Target PAD Parigi Moutong Naik 45,2 Persen, BLUD Puskesmas Jadi Andalan

Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, PAD Parigi Moutong Lampaui Target

Ia menjelaskan, melalui kegiatan diskusi ini, para aparatur diberikan pemahaman mendalam tentang tahapan penelitian lapangan, teknik pemeriksaan pajak daerah, dan penerapan regulasi secara tepat di lapangan. Langkah ini, kata Yasir, penting agar setiap pemungutan dapat berjalan sesuai asas keadilan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan wajib pajak.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap pegawai yang turun ke lapangan benar-benar siap dan memahami batas kewenangan serta tanggung jawabnya. Ini bukan hanya soal mengejar target pendapatan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Yasir juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas dalam setiap kegiatan pemungutan. Menurutnya, kehadiran ASN dan PPPK yang berkompeten akan menjadi wajah Bapenda di tengah masyarakat, sekaligus ujung tombak dalam memperkuat penerimaan daerah.

“Kalau aparatur kita bekerja dengan cara yang benar, beretika, dan paham aturan, maka masyarakat pun akan lebih patuh dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak daerah. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan PAD,” jelas Yasir.

Diskusi tersebut juga menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan kendala yang sering dihadapi di lapangan. Dalam sesi tersebut, berbagai persoalan teknis pemungutan retribusi serta strategi penegakan kepatuhan wajib pajak turut dibahas secara terbuka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bapenda Parigi Moutong untuk menciptakan sistem pemungutan pajak yang modern, transparan, dan berbasis data lapangan. Yasir menyebut, ke depan pihaknya akan terus mengadakan pelatihan dan forum diskusi sejenis agar kemampuan teknis para aparatur pajak daerah semakin meningkat.

“Bapenda tidak hanya fokus pada target penerimaan, tetapi juga pada pembangunan kapasitas SDM. Kita ingin setiap petugas pajak menjadi problem solver di lapangan, bukan sekadar pelaksana administratif,” tutur Yasir menegaskan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bapenda Parigi Moutong berharap sinergi dan kinerja seluruh jajaran dapat semakin solid dalam mewujudkan tata kelola pajak daerah yang efektif, berkeadilan, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.*

Tag: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)BapendaBapenda Parigi MoutongMohammad YasirNAPAREDANotesa Pajak Daerah dan Retribusi DaerahPajakPendapatan Asli Daerah (PAD)
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

KADIN Parigi Moutong Desak Pemprov Sulteng Susun Regulasi Durian untuk Dongkrak PAD

Sesudah

Muhammad Basuki Soroti Pelayanan RSUD Anuntaloko akibat Kekosongan Obat Dasar

TerkaitPostingan

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

6 November 2026
Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

6 November 2026
Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026

Artikel Terkini

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

6 November 2026
Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

6 November 2026
Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In