Songulara
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Featured

Pemekaran Dua Kabupaten di Sulteng, Ini Kajian Muhammad J Wartabone

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
23 April 2022
in Featured, Headline, Peristiwa
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PARIGI MOUTONG – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Muhammad J Wartabone, menyusun dan memaparkan kajian pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di dua kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Kabupaten yang akan dimekarkan adalah Parigi Moutong, menjadi Kabupaten Tomini Raya dan Kabupaten Moutong. Olehnya kami telah menyusun kajian pemekaran DOB untuk dua wilayah tersebut,” ujar Muhammad Wartabone, di Jakarta, Jum’at 22 April 2022.

Kajian tersebut disampaikan dalam rangka penyusunan konsep awal Naskah Akademik (NA) dan Draft RUU tentang pemekaran kabupaten di Sulawesi Tengah, yang berlangsung di ruang rapat Badan Keahlian DPR RI, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta, Jum’at.

Menurutnya, urgensi pembentukan RUU tentang pembentukan Kabupaten Tomini Raya dan RUU tentang Pembentukan Kabupaten Moutong di Sulawesi Tengah, didasarkan dengan pertimbangan rentang kendali pemerintah daerah dengan masyarakat akan semakin dekat.

Kemudian, dengan pemekaran tersebut pelayanan publik dapat lebih optimal, mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, dan kualitas SDM di daerah akan terwujud.

Dalam kajiannya, ia menyebut, potret Kabupaten Parimo yang merupakan bagian dari wilayah Sulawesi Tengah, memiliki letak yang sedemikian strategis, tepat di jantung Pulau Sulawesi, dan dilintasi jalur Trans Sulawesi, serta berada di sebagian besar kawasan Teluk Tomini, yang merupakan teluk terbesar di dunia.

Luas Kabupaten Parimo mencapai 6231 Km2 dengan panjang garis pantai sejauh 472 Km, dengan jumlah penduduk 421.234 jiwa.

“Dengan kondisi itu, tentu menghadirkan rentang kendali pemerintah daerah ke masyarakat sedemikian jauh, sehingga pelayanan publik menjadi belum optimal,” tuturnya.

Dalam materi tertulisnya, Muhammad Wartabone juga mengurai berdasarkan kajian Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, terhadap rencana pemekaran Kabupaten Parimo, dalam perspektif kepentingan pertahanan nasional.

Keberadaan Kabupaten Parimo yang memiliki teluk terbesar di dunia secara bersinergi, terintegrasi dan berkesinambungan, perlu mempersiapkan diri sebagai pintu gerbang kawasan Asia Pasifik di era globalisasi.

Hal itu kata dia, tentunya tidak berlebihan jika dihadapkan pada kepentingan pertahanan negara dengan dimekarkannya Kabupaten Parimo, bahwa skenario yang paling mungkin dihadapi TNI kedepannya.

Letak geografis Kabupaten Parimo dari arah utara masih dihadapkan pada fenomenal yang mengubah dan menjadi ancaman berlarut, di antaranya permasalahan Blok Ambalat yang belum terselesaikan, dimana dapat menjadi konflik bersenjata antar negara.

Sehingga, jika dihadapkan dengan prediksi ancaman tersebut, wilayah Kabupaten Parimo memiliki kemampuan menyiapkan fasilitas sebagai pangkalan Aju, seperti kekuatan TNI AL di wilayah Tomini Raya dan kekuatan TNI AU di wilayah Moutong.

“Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan jika ditinjau dari perspektif kepentingan pertahanan negara, dan mewadahi aspirasi masyarakat, pemekaran wilayah Kabupaten Parimo menjadi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Parigi, DOB Kabupaten Tomini Raya dan DOB Kabupaten Moutong, menjadikan rentang kendali pemerintah dengan masyarakat semakin dekat,” tandas Muhammad Wartabone.

Kondisi tersebut, akan mendorong pencepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, dan terwujudnya kualitas sumber daya manusia di daerah.

Hal tersebut merupakan kekuatan mendasar yang harus diwujudkan dalam mendukung kepentingan pertahanan negara. Selain itu, tentunya akan mewujudkan sinergitas kepentingan pertahanan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain urgensi pembentukan, ia juga menguraikan, secara jelas dan dan logis mengenai landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis, serta tujuan yang akan diwujudkan dari pemekaran Kabupaten Parimo dalam diskusi pakar, yang dihadiri perancang UU, peneliti, dan tenaga ahli dari Badan Legislasi DPR RI, terkait penyusunan NA dan Draft RUU tentang pemekaran Kabupaten Parimo di Sulteng, sebagaimana diminta Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI, Lidya Suryani Widayati.

Satu pembicara lainnya dalam kegiatan tersebut adalah Akademisi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Djohermansyah Djohan. *theopini.id

Tags: Daerah Otonomi Baru (DOB)Kabupaten MoutongKabupaten Parigi MoutongKabuten Tomini RayaPemekaran Daerah
Previous Post

Warga Tinombo dan Parigi Antusias Terima Bantuan Muhidin Said

Next Post

Pangkalan di Parigi Moutong Jual Gas Elpiji 3 Kg Tak Sesuai HET

Next Post

Pangkalan di Parigi Moutong Jual Gas Elpiji 3 Kg Tak Sesuai HET

Comments 0

  1. Ping-balik: Pangkalan di Parigi Moutong Jual Gas Elpiji 3 Kg Tak Sesuai HET - Songulara.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
  • Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
  • Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Recent Comments

  1. Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  2. Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  3. Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik - Songulara mengenai Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH
  4. Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional - Songulara mengenai Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
  5. DPRD Parigi Moutong Kebut Pembahasan Raperda - Songulara mengenai Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Mei 2019
  • April 2019
  • Maret 2019
  • Februari 2019
  • Januari 2019
  • Desember 2018
  • November 2018
  • Oktober 2018
  • September 2018
  • Agustus 2018
  • Juli 2018
  • Juni 2018
  • Mei 2018
  • April 2018
  • Maret 2018
  • Februari 2018
  • Januari 2018
  • Desember 2017
  • November 2017
  • Oktober 2017
  • September 2017
  • Agustus 2017
  • Juli 2017
  • Juni 2017
  • Mei 2017
  • April 2017
  • Maret 2017
  • Februari 2017
  • Januari 2017
  • Desember 2016
  • November 2016
  • Oktober 2016
  • September 2016
  • Agustus 2016
  • Juli 2016
  • Juni 2016
  • April 2016
  • Maret 2016

Categories

  • Advertorial
  • Banggai
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Featured
  • Fokus
  • Headline
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kota Palu
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Parigi Moutong
  • Pariwisata
  • Parlemen
  • Pembangunan
  • Pemdes
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian dan Perkebunan
  • Politik
  • Religi
  • Sambulugana
  • Sigi
  • Uncategorized
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.