Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
15 Agustus 2026
Waktu Membaca: 4 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
15 Agustus 2026
Batik Sambulu Gana Segera Kantongi HAKI, Pemda Parigi Moutong Bidik Pasar Internasional

Ketua Dekranasda Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, SKM, M.Kes. (Foto: Aldi/IST)

PARIGI MOUTONG – Motif Batik Sambulu Gana (Saga) Kabupaten Parigi Moutong segera memperoleh pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat tersebut dijadwalkan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, SKM, mengatakan pengakuan HAKI menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan terhadap motif Batik Sambulu Gana yang dikembangkan sebagai salah satu identitas daerah.

“Alhamdulillah, kami sudah dihubungi Kementerian Hukum, dan 17 Agustus nanti sertifikatnya akan diserahkan kepada kita. Ini menjadi kebanggaan dan motivasi bagi kita, karena motif Sambulu Gana sudah memiliki perlindungan HAKI,” kata Hestiwati saat ditemui di sela-sela kegiatan Lomba Fashion Show Batik Sambulu Gana di Parigi, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurut Hestiwati, motif Sambulu Gana tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi yang berkaitan dengan semangat kebersamaan, kerja sama, etika, dan akhlak dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

Hestiwati Nanga Ubah Peran Posyandu di Parigi Moutong, 18 Kecamatan Terapkan 6 SPM

“Filosofi Sambulu Gana itu bermakna kita bekerja sama, kemudian dari sisi etika dan akhlak. Jadi ini bukan sekadar motif, tetapi memiliki nilai dan filosofi yang harus kita pahami dan jadikan patokan bersama,” ujarnya.

Pengakuan HAKI tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Batik Sambulu Gana sebagai identitas Kabupaten Parigi Moutong sekaligus membuka peluang untuk memperkenalkannya lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hestiwati mengungkapkan, motif Batik Sambulu Gana mulai mendapat perhatian dari luar daerah. Ia mengatakan seorang desainer yang telah dikenal luas berencana menggunakan motif tersebut pada model yang akan tampil di Istanbul dan Dubai.

“Kurang lebih satu minggu lalu saya dihubungi seorang desainer yang sudah ternama. Motif Sambulu Gana ini akan beliau gunakan pada modelnya untuk tampil di Istanbul, Dubai. Mudah-mudahan ini menjadi langkah ke depan agar motif Parigi Moutong semakin dikenal secara nasional maupun internasional,” katanya.

Upaya memperluas penggunaan Batik Sambulu Gana juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Fashion Show Batik Sambulu Gana yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 75 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Peserta terdiri atas kepala dan sekretaris OPD, kepala bidang, kepala bagian, pejabat fungsional, hingga ASN dan PPPK.

Panitia Pelaksana, Eny Susilowati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempromosikan Batik Sambulu Gana yang mulai diperkenalkan sejak 2025.

“Fashion Show Batik Sambulu Gana kami gelar dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI. Kegiatan ini diikuti kepala dan sekretaris OPD, kepala bidang, kepala bagian, pejabat fungsional hingga staf ASN dan PPPK,” ungkap Eny saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, SKM, M.Kes (tengah) bersama putrinya dan Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Marwa Mahdang, SH (kiri), memperagakan busana bermotif Batik Sambulu Gana dalam Fashion Show Batik Sambulu Gana di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Aldi/Ist)

Menurut Eny, motif Sambulu Gana ditetapkan setelah melalui berbagai tahapan, salah satunya melalui sayembara yang diadakan Dekranasda.

Melalui fashion show tersebut, pemerintah ingin menunjukkan bahwa Batik Sambulu Gana tidak hanya cocok digunakan sebagai busana resmi, tetapi juga dapat dikembangkan dalam berbagai desain untuk beragam kesempatan.

“Kami ingin mengedukasi bahwa Batik Sambulu Gana bisa digunakan untuk busana acara hajatan, santai, fashionable, serta memiliki ragam kombinasi warna,” ujarnya.

Eny mengatakan Fashion Show Batik Sambulu Gana direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Ke depan, kegiatan tersebut akan melibatkan peserta dari berbagai kategori dan tidak hanya terbatas pada OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Perluasan peserta diharapkan dapat melahirkan berbagai karya dan desain baru yang mengombinasikan Batik Sambulu Gana dengan konsep busana yang lebih beragam.

Namun, pengembangan Batik Sambulu Gana masih menghadapi kendala pada ketersediaan bahan baku. Pada pelaksanaan perdana, jumlah peserta masih dibatasi karena produksi bahan Batik Sambulu Gana belum banyak. Kondisi tersebut membuat harga kain relatif mahal dan belum mudah dijangkau masyarakat luas.

“Kalau sudah banyak yang produksi, harganya pasti akan mudah dijangkau. Dengan begitu, peserta Fashion Show yang akan kami libatkan juga akan lebih luas,” jelasnya.

Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Dekranasda bersama TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong dan OPD terkait terus mendorong pengembangan keterampilan membatik di daerah. Salah satunya melalui pelatihan ecoprint dan rencana pelatihan batik cetak.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pemenuhan produk dari luar daerah.

“Harapannya, setelah ada pelatihan batik cetak, kita tidak perlu lagi ke daerah lain. Kita bisa memproduksi sendiri di sini. Kalau melihat biaya yang harus dikeluarkan untuk mendatangkan dari luar, nominalnya juga lumayan,” jelasnya.

Selain pengembangan keterampilan, Dekranasda bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menyiapkan regulasi untuk memperkuat pengembangan dan penggunaan produk batik daerah.

Hestiwati mengatakan regulasi tersebut, termasuk rancangan Peraturan Bupati (Perbup), diharapkan dapat memberikan dasar dalam pengadaan produk Batik Sambulu Gana, termasuk terkait tarif atau harga.

“Regulasinya sudah dirancang, termasuk Peraturan Bupati (Perbup). Harapannya nanti di dalam regulasi itu ada pengaturan tarif atau harga, sehingga ketika dilakukan pengadaan sudah ada dasar yang mengatur dan harganya tidak lagi bervariasi,” pungkasnya. ***

Tag: Batik Sambulu GanaDekranasdaDekranasda Parigi MoutongFashion ShowHestiwati Nanga
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Gempa Bumi Terkini 6.4 M Guncang 10 km Tenggara SIMALUNGUN-SUMUT

Sesudah

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 47 km BaratLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

TerkaitPostingan

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

6 November 2026
Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

6 November 2026
Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026

Artikel Terkini

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

Dinas TPHP Kawal Peremajaan 6.550 Hektare Kakao, 6,55 Juta Bibit Disiapkan untuk Petani

6 November 2026
Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

Perhatian untuk Petani Tak Berhenti pada Janji, Erwin Burase Datangkan Dukungan Rp164 Miliar Lebih

6 November 2026
Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In