Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

31 Remaja KAT Ikut SMMPTN

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
4 September 2020
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
4 September 2020

PARIGI MOUTONG – Upaya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk melakukan pembinaan dan mencerdaskan remaja dari Komunitas Adat Terpencil (KAT) terus berlanjut, upaya itu mulai dari meningkatkan skill hingga menyekolahkan remaja KAT ini ke perguruan tinggi. Remaja dari KAT yang berasal dari Suku Lauje ini dibiayai Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melanjutkan pendidikan di empat perguruan tinggi. Mereka akan melanjutkan pendidikannya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako (Untad) Palu, Politeknik Pertanian di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Politeknik Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Bone dan Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia Timur di Makassar.

Terkait hal itu, sebanyak 31 remaja dari Komunitas Adat Terpencil (KAT) sudah mengikuti sosialisasi yang dilanjutkan dengan Pelaksanaan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Calon Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Komunitas Adat Terpencil, bertempat di objek wisata Pantai Mosing Desa Siney Kecamatan Tinombo Selatan, Kamis (3/9).

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dengan Universitas Tadulako Palu.

Seleksi 31 remaja KAT tersebut dihadiri Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu, pihak Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sulistya Ningsi, selaku Kepala Sub Bidang Pemberdayaan Sosial, Budaya Ekonomi dan Lingkungan, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama Prof. Dr. Amar, ST,MT. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. Sagaf, MP, Dosen dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Baca Juga

Warga Miskin di Parigi Moutong 76,79 Ribu Jiwa, Terbesar di Wilayah KAT

Samsurizal Minta Kepsek Realisasikan Perintah Presiden

Bupati Sosialisasi Penjaringan Bakat Olahraga Anak Usia Dini di Tobasa

Bupati Parigi Moutong, H. Samsurizal Tombolotutu dalam sambutannya mengatakan, para remaja KAT yang mengikuti program pendidikan lanjutan di Universitas agar belajar dengan giat, serius dan fokus demi mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat KAT secara berkelanjutan.

“Belajar dengan serius, sebab setelah selesai dan kembali, kalian dapat menyalurkan ilmu yang diperoleh di kampung halamannya, untuk memberdayakan masyarakat KAT secara berkelanjutan dikampung halaman masing-masing,” ujarnya.

Bupati Samsurizal berharap, para remaja KAT yang mengikuti program pendidikan lanjutan di Universitas Tadulako tidak memutuskan berhenti dipertengahan semester.

“Fokus belajar sampai dengan selesai, jangan berhenti dipertengahan semester,” harapnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Samsurizal menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Rektor, para Dosen Universitas Tadulako dan OPD yang datang melihat langsung seleksi 31 remaja Komunitas Adat Terpencil Mengikuti Tes.

Sementara Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Drs. Ir. Sagaf. MP, menyerahkan jaket almamater secara simbolis Kepada Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, yang selanjutnya Bupati menyerahkan kepada para remaja KAT yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan mahasiswa Universitas Tadulako.

Diketahui, Pembinaan warga KAT di Kabupaten Parigi Moutong menjadi percontohan berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsos Kabupaten Parigi Moutong, Haris Irawan di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan, pembinaan warga KAT Parigi Moutong menjadi best application. Hal itu merupakan pernyataan langsung yang disampaikan Kemensos ketika berkunjung ke Kabupaten Parigi Moutong.

Informasi yang diperolehnya dari pihak Kemensos, pembinaan KAT di Parigi Moutong berbeda dari daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Bahkan, pihak Kemensos membandingkan pembinaan warga KAT di daerah Papua, hasilnya sangat jauh berbeda dan pembinaannya dilakukan secara berkelanjutan. Tak heran, bila saat ini Pemda Parigi Moutong masih melakukan program lanjutan kepada remaja warga KAT.

Tag: Komunitas Adat Terpencil (KAT)Samsurizal TombolotutuSeleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN)Universitas Tadulako
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bapelitbangda Gelar Sosialisasi IDSD

Sesudah

FASN Parigi Moutong Aksi Peduli Korban Banjir Bambalemo

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

26 Agustus 2026
Kantongi ISO 27001, Disdukcapil Parigi Moutong Perkuat Keamanan Data Penduduk

Kantongi ISO 27001, Disdukcapil Parigi Moutong Perkuat Keamanan Data Penduduk

27 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In