Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Vidcom, Mendagri Harap Separuh Dana Perdis dan Seremonial untuk Tangani Covid-19

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
8 April 2020
A A

PARIGI – Sebanyak 519 orang pejabat daerah se-Indonesia mengikuti video converence (Vidcom) yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, didampingi Kepala KPK,  BPKP-RI dan unsur TNI-Polri, Rabu (8/4)

Saat vidcom dengan Mendagri, Bupati Parigi Moutong diwakili Wakil Bupati, Badrun Nggai didampingi Asisten Administrasi Umum, Arman Maulana, Kepala Bappalitbangda, Zulfinasran, Kepala Bapenda, Moh. Yasir, Kaban PKAD, Yusrin Usman, Inpektur Inspektorat, Muh. Sakti Lasimpala, Kadis Kominfo, Hamka Lagala, Kepala Bagian Humas, Syamsu Nadjamuddin dan pejabat terkait lainnya.

Ada beberapa point utama yang menjadi topik pembahasan sebagaimana disampaikan Mendagri diantaranya masalah keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, termasuk kualitas dari produk.

Baca Juga

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Kemudian keterbatasan anggaran, dimana berkurangnya pendapatan negara akibat mewabahnya virus corona (Covid 19), sementara pengeluaran semakin bertambah. Olehnya, Mendagri mengharapkan  kiranya sebagian alokasi dana perjalanan dinas (perdis) serta kegiatan seremonial lainnya, dapat dialihkan untuk penanganan covid-19.

“Sektor pariwisata, sawit dan batu bara merupakan sumber pendapatan yang cukup berdampak akibat mewabahnya Covid-19, yang penting dunia usaha harus tetap hidup, demikian pula pelaku UMKM,” sebut Mendagri.

Tito juga menekankan kepala daerah dalam pengambilan kebijakan pembatasan yang berskala besar harus didahului dengan sosialisasi, termasuk antisipasi dari dampak yang akan ditimbulkan.

Suasana Vidcom bersama Mendagri, Wabup Parigi Moutong, didampingi sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Parigi Moutong. F-Humas Pemkab

Sesuai dengan arahan itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun menegaskan kepada dinas terkait agar sesegera mungkin untuk mengalokasikan penggunaan anggaran kebutuhan antisipasi penanganan covid 19, utamanya peruntukan alat perlengkapan bagi petugas tenaga medis baik dirumah sakit dan juga pada 5 titik pos penjagaan perbatasan.

“Pembahasan anggaran ini secepatnya harus dituntaskan melalui rapat lanjutan dan saya berharap semua pihak terkait baik dari DPRD, Dinas Kesehatan, BPBD, Polri, TNI dan dinas terkait lainnya bisa hadir dalam rapat selanjutnya,” katanya.

Wabup inginkan pembahasan lanjutan terkait penjelasan Kepala BPKAD dan Bappelitbangda soal jumlah anggaran untuk peruntukan pengadaan barang dan jasa dan jumlah anggaran Biaya Oprasional Kesehatan (BOK) untuk penanganan Covid 19 di Kabupaten Parigi Moutong segera laksanakan demi percepatan penangan wabah ini.

ShareTweet
Previous Post

Bappelitbangda Prioritas Sertifikatkan Bawang Palasa

Next Post

Dishub Turunkan 75 Personel Siaga di 5 Posko

Artikel Lainnya

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026
Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026
Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

13 Februari 2026
DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

13 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In