Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Tingkatkan Pengawasan Obat, Dinkes Akan Teken MoU Bersama Kepala Pasar

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
13 Maret 2019
A A

Baca Juga

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

PARIGI MOUTONG – Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, akan melakukan peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan. Rencananya kegiatan tersebut akan digelar pada bulan Mei mendatang, yang mengundang kepala pasar diwilayah Kabupaten Parigi Moutong.
“Karena kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan Permenkes Nomor 3 tahun 2017 tentang peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan. Sehingga dalam kegiatan tersebut kami akan mengundang seluruh kepala Pasar dan kepala Puskesmas yang ada di 23 kecamatan di wilayah Parigi Moutong ini,” ungkap Devi Artini Uga selaku Kepala Seksi Kefarmasian Dinkes Parigi Moutong, yang ditemui Songulara, belum lama ini.
Dia mengatakan, dalam kegiatan tersebut semua kepala Pasar dan kepala Puskesmas yang akan menandatangani MoU kesepakatan bersama, agar tidak memberikan izin pada penjual obat yang tidak memiliki izin.
“Karena sebenarnya, masyarakat biasa itu bisa menjual obat, asal mereka memiliki izin, dimana izinnya itu dalam bentuk Apotik, lembaga apotik atau tokoh obat. Jadi jika ada penjual obat yang tidak memiliki izin seperti itu maka tidak boleh menjual obat, dan jika itu kami temukan maka kami akan memprosesnya secara hukum,” tegasnya.
Menurut dia, ada satu contoh toko obat di Parigi ini pernah bermasalah, karena diketahui menjual obat Amokcicilin, berlogo merah atau biasa disebut obat keras.
“Obat keras seperti itu, tidak bisa di perjual belikan jika tidak ada resep dari dokter atau ada pengawasan dari Apoteker. Sehingga toko itu sempat ditutup karena, sudah melanggar,” tuturnya.
Dia menambahkan, agar tidak ada lagi penjual obat seperti itu, maka kami Dinkes Parigi Moutong pada bulan Mei 2019, untuk melakukan pengawasan obat di pasar-pasar di Parigi Moutong.
“Karena dalam melakukan pengawasan obat tersebut bukan hanya kami, tetapi ada juga dari pihak Balai Pom dan kepolisian,” tutupnya. OPI

ShareTweet
Previous Post

Parigi Moutong Kebagian DAK Rp10 Miliar Untuk Sanitasi

Next Post

FTT Masuk 100 Kalender Event Nasional 2019, Bagaimana Kesiapannya ?

Artikel Lainnya

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan pada HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In