Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Tingkatkan Pengawasan Obat, Dinkes Akan Teken MoU Bersama Kepala Pasar

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
13 Maret 2019
A A

Baca Juga

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Momen Hardiknas, Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

PARIGI MOUTONG – Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, akan melakukan peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan. Rencananya kegiatan tersebut akan digelar pada bulan Mei mendatang, yang mengundang kepala pasar diwilayah Kabupaten Parigi Moutong.
“Karena kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan Permenkes Nomor 3 tahun 2017 tentang peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan. Sehingga dalam kegiatan tersebut kami akan mengundang seluruh kepala Pasar dan kepala Puskesmas yang ada di 23 kecamatan di wilayah Parigi Moutong ini,” ungkap Devi Artini Uga selaku Kepala Seksi Kefarmasian Dinkes Parigi Moutong, yang ditemui Songulara, belum lama ini.
Dia mengatakan, dalam kegiatan tersebut semua kepala Pasar dan kepala Puskesmas yang akan menandatangani MoU kesepakatan bersama, agar tidak memberikan izin pada penjual obat yang tidak memiliki izin.
“Karena sebenarnya, masyarakat biasa itu bisa menjual obat, asal mereka memiliki izin, dimana izinnya itu dalam bentuk Apotik, lembaga apotik atau tokoh obat. Jadi jika ada penjual obat yang tidak memiliki izin seperti itu maka tidak boleh menjual obat, dan jika itu kami temukan maka kami akan memprosesnya secara hukum,” tegasnya.
Menurut dia, ada satu contoh toko obat di Parigi ini pernah bermasalah, karena diketahui menjual obat Amokcicilin, berlogo merah atau biasa disebut obat keras.
“Obat keras seperti itu, tidak bisa di perjual belikan jika tidak ada resep dari dokter atau ada pengawasan dari Apoteker. Sehingga toko itu sempat ditutup karena, sudah melanggar,” tuturnya.
Dia menambahkan, agar tidak ada lagi penjual obat seperti itu, maka kami Dinkes Parigi Moutong pada bulan Mei 2019, untuk melakukan pengawasan obat di pasar-pasar di Parigi Moutong.
“Karena dalam melakukan pengawasan obat tersebut bukan hanya kami, tetapi ada juga dari pihak Balai Pom dan kepolisian,” tutupnya. OPI

ShareTweet
Previous Post

Parigi Moutong Kebagian DAK Rp10 Miliar Untuk Sanitasi

Next Post

FTT Masuk 100 Kalender Event Nasional 2019, Bagaimana Kesiapannya ?

Artikel Lainnya

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

2 Mei 2026
Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

Momen Hardiknas, Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

2 Mei 2026
Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

2 Mei 2026
Lantik 101 Kepala Sekolah, Bupati Erwin Burase Tekankan Fokus Kerja dan Kurangi Seremoni

Lantik 101 Kepala Sekolah, Bupati Erwin Burase Tekankan Fokus Kerja dan Kurangi Seremoni

2 Mei 2026
Bupati Parigi Moutong Ungkap Persoalan Pendidikan di Wilayah Terpencil

Bupati Parigi Moutong Ungkap Persoalan Pendidikan di Wilayah Terpencil

2 Mei 2026
Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

2 Mei 2026
Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

Momen Hardiknas, Pemkab Parigi Moutong Beri Penghargaan untuk Guru Daerah Terpencil

2 Mei 2026
Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Hardiknas 2026, Bupati Parigi Moutong Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

2 Mei 2026

Terpopuler

  • Lansia di Balinggi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

    Lansia di Balinggi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temukan Pelanggaran dan Kendala Teknis, Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Pelaksanaan TKA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinjau SPPG Lolu, Longki Djanggola Ingatkan Standar Sanitasi Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Jalin Kerja Sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong dan Pemprov Gorontalo Jajaki Kerja Sama Pertanian hingga Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In