Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Laboratorium DLH Belum Terakreditasi

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 Mei 2018
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 Mei 2018

PARIGI MOUTONG – Laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong belum bisa mengeluarkan hasil uji sampel. Ini karena laboratorium tersebut belum mengantongi akreditasi dari Lembaga Akreditasi Nasional.

“Seperti hasil uji sampel air di lokasi penambangan emas ilegal di Desa Air Panas dan Kayuboko. Apakah airnya mengandung zat berbahaya atau tidak, itu belum bisa kita publikasikan, kecuali untuk interen DLH,” ujar petugas laboratorium DLH Parigi Moutong, Gede Agus Ardi Wijaya kepada Songulara, Senin (21/5).

Untuk mendapatkan akreditasi katanya, minimal harus memenuhi ISO 17025, yang meliputi aturan tentang teknis dan kebijakan masalah laboratorium. Selain itu, harus sesuai dengan Peraturan Mentri (Permen) Nomor: 6 Tahun 2009, yang mengacu tentang pemenuhan standarisasi akreditas laboratorium.

Laboratorium juga harus bisa mengikuti uji profesiensi, minimal lulus uji lima parameter profesiensi. Apabila lima parameter itu lulus, baru bisa diajukan ke Lembaga Akreditasi Nasional beserta segala dokumen lainnya.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Saat ini kata Gede, laboratorium DLH Parigi Moutong sudah memenuhi standar dan memadai untuk menghasilkan data. Tetapi data tersebut belum bisa dipublikasi karena secara hukum harus memiliki akreditasi dulu baru bisa mengeluarkan data atau menghasilkan uji laboratorium.

Hal senada juga dikemukakan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya. Menurutnya, alat pengujian air sudah ada. Hanya saja bila ingin dipublikasi, harus terakreditasi dulu.

Pihaknya tengah mempersiapkan laboratorium DLH untuk ketahap yang lebih profesional, menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT), tinggal memenuhi akreditasi lagi.

“Kami sudah menguuji sampel air disejumlah tambang emas itu. Kembali lagi, tidak boleh dipublikasikan karena laboratorium kami belum memiliki landasan hukum yang kuat. Sebab jika nanti ada yang mempertanyakan kenapa bisa mengeluarkan hasil uji lab, sementara belum terakreditasi. Hal seperti itulah yang kami hindari, karena memang kita belum memiliki kekuatan hukum untuk mengeluarkan hasil uji sampel lab,” terangnya. IWAN TJ

Lanjut Membaca
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Polsek Tomini Amankan Terduga Jambret

Sesudah

Kebudayaan Harus Dianggap Sebagai Investasi

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Bupati Erwin Burase: PM-AAS Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan

Bupati Erwin Burase: PM-AAS Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan

28 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Kebut Perbup Hilirisasi Kelapa, Petani Dibidik Raup Nilai Tambah

Pemkab Parigi Moutong Kebut Perbup Hilirisasi Kelapa, Petani Dibidik Raup Nilai Tambah

27 Juli 2026
BRMP Sulteng Targetkan PM-AAS di 2.380 Hektare Sawah Parigi Moutong

BRMP Sulteng Targetkan PM-AAS di 2.380 Hektare Sawah Parigi Moutong

28 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In