Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Jelang TDCC, Produksi IKM di Toko Oleh-Oleh Khas Parigi Moutong Meningkat

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
2 November 2017
A A

PARIGI MOUTONG-Menjelang iven Internasional Tour de Central Celebes (TDCC) yang turut melintasi jalur trans sulawesi Kabupaten Parigi Moutong, membuat produksi Industri Kecil Menengah (IKM) di toko Oleh-Oleh Parigi meningkat.

Meningkatnya produksi IKM yang berupa olahan makan khas Parigi Moutong itu disebabkanParigi Moutong merupakan tempat persinggahan atau menjadi salah satu titik etape dari jalur yang dilintasi para peserta TDCC.

“Biasanya para pelaku IKM menitipkan produksinya tdak terlalu banyak, karena ditakutkan akan lama habisnya, tapi dengan adanya iven internasional ini, para pelaku IKM menitipkan hasil produksinya lebih banyak dari sebelumnya,” ujar Firman, petugas penjaga toko oleh-oleh khas Parigi kepada Songulara, Kamis (02/11).

Baca Juga

Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Erwin Burase Pastikan 6.000 PPPK Parigi Moutong Tidak Akan Dirumahkan

Di Perayaan Lebaran Ketupat, Bupati Erwin Burase Ajak Masyarakat Lawan Narkoba dan Usut Dugaan Pungli Jabatan

Firman menjelaskan, produk yang mengalami peningkatan jelang iven TDCC yakni bawang goreng, olahan makanan yang berbahan baku kelor, sambal ikan roa dan olahan makanan yang terbuat dari ikan dan rumput laut. Meskipun para pengunjung dan wisatawan akan meramaikan Parigi, namun menurut dia, harga jual oleh-oleh khas Parigi Moutong tetap sama dengan hari-hari sebelumnya, tidak mengalami kenaikan sedikitpun.

Ia menambahkan, saat ini oleh-oleh yang paling laris dan banyak peminatnya, yakni olahan makanan yang berbahan baku kelor, bukan hanya orang Parigi saja yang suka dengan produk berbahan baku kelor, bahkan orang yang dari luar Kabupaten Parigi Moutong juga datang untuk membeli produk tersebut.

“yang paling laris disini itu, teh kelor dan pia kelor. Kalau barangnya sudah diantar kesini, tidak sampai satu bulan langsung habis. Harganya juga terbilang tidak terlalu mahal, teh kelor satu dosnya dihargai sebesar Rp 35000 per dos, begitu juga dengan pia kelor Rp 35000,” terangnya. Iwan Tj

ShareTweet
Previous Post

Empat Rekomendasi Parpol Dalam Genggaman SABAR

Next Post

Sejumlah Desa Belum Penuhi Kuota PPS

Artikel Lainnya

Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

30 Maret 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Erwin Burase Pastikan 6.000 PPPK Parigi Moutong Tidak Akan Dirumahkan

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Erwin Burase Pastikan 6.000 PPPK Parigi Moutong Tidak Akan Dirumahkan

29 Maret 2026
Di Perayaan Lebaran Ketupat, Bupati Erwin Burase Ajak Masyarakat Lawan Narkoba dan Usut Dugaan Pungli Jabatan

Di Perayaan Lebaran Ketupat, Bupati Erwin Burase Ajak Masyarakat Lawan Narkoba dan Usut Dugaan Pungli Jabatan

29 Maret 2026
Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan

Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan

27 Maret 2026
Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

27 Maret 2026
Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

27 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

30 Maret 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Erwin Burase Pastikan 6.000 PPPK Parigi Moutong Tidak Akan Dirumahkan

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Erwin Burase Pastikan 6.000 PPPK Parigi Moutong Tidak Akan Dirumahkan

29 Maret 2026
Di Perayaan Lebaran Ketupat, Bupati Erwin Burase Ajak Masyarakat Lawan Narkoba dan Usut Dugaan Pungli Jabatan

Di Perayaan Lebaran Ketupat, Bupati Erwin Burase Ajak Masyarakat Lawan Narkoba dan Usut Dugaan Pungli Jabatan

29 Maret 2026

Terpopuler

  • Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

    Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bappelitbangda Teliti Karakteristik Durian Parigi Moutong Selama Dua Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legalisasi Tambang Rakyat di Tengah Krisis Lingkungan dan Maraknya Tambang Ilegal di Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In