Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pelestarian Manggrove, Jangan Hanya Sebatas Menanam

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
30 Oktober 2017
A A

PARIGI MOUTONG- Pelestarian tanaman manggrove yang dilakukan masyarakat hendaknya tidak berhenti atau hanya sebatas menanam saja, akan tetapi menumbuhkan rasa memiliki.

“Saat ini kami mencoba melakukan inovasi dengan merubah pola, bukan hanya sebatas menanam tetapi memiliki dengan cara membudidayakan kepiting bakau,” ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya kepada Songulara. Senin (30/10).

Hingga kini, sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa mangrove hanya sebatas konservasi. Namun apa yang bisa dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan adanya tumbuhan manggrove? hal inilah yang akan coba dikembangkan dengan program bantuan pemberdayaan masyarakat dalam hal budidaya kepiting bakau.

Baca Juga

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

“Dengan budidaya kepiting bakau, kita juga mencoba meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan tumbuhan manggrove. Program tersebut sudah kami lakukan di desa Dolago,” katanya.

Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pihaknya juga berharap masyarakat bisa melakukan penanaman secara swadaya. Karena kepiting habitat alaminya adalah pohon bakau atau manggrove.

“Kerusakan mangrove selama ini karena ulah manusia, karena hanya dimanfaatkan untuk pembuatan tiang perangkap ikan ‘sero’, perahu, bahkan difungsikan sebagai kayu api. Makanya kami mencoba untuk terus mengembangkan program agar manggrove tidak dirusak lagi, sebab kepiting tidak bisa hidup kalau tidak ada habitatnya,” terangnya.

Terkait pasaran kepiting bakau, saat ini katanya sudah banyak peminat yang datang untuk membeli. Seperti di Kecamatan Bolano misalnya, masih dilakukan secara swadaya dan belum terpola.

Jika kepiting tersebut dibudidayakan dalam pembesaran jenis redballdari harga Rp5 ribu bisa mencapai Rp50 ribu, dengan sendirinya ada peningkatan perputaran ekonomi. Jika peningkatan ekonomi masyarakat sudah mulai berkembang, berarti akan tercipta ketergantungan dengan manggrove. Dengan sendirinnya perusakan manggrove akan berkurang bahkan akan budidayanya bertambah, karena mereka membutuhkannya sebagai sumber penghasilan. IWAN TJ

ShareTweet
Previous Post

Pengesahan Raperda Penyertaan Modal Menunggu Hasil Asistensi APBD-P

Next Post

Kades Pelawa Dilapor ke Jaksa

Artikel Lainnya

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan pada HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In