Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah Parigi Moutong Advertorial

Andi : Penerima PKH yang Sudah Sejahtera Harus Digantikan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
2 Oktober 2017
A A

PARIGI MOUTONG – Dalam rangka mempertajam program Kementrian Sosial (Kemensos) dan menghindari bantuan yang salah sasaran, Pemkab Parigi Moutong harus memperkuat pendataannya, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah sejahtera harus digantikan dengan yang memerlukan.

“Menteri Khofifah Indar Parawansa menitip pesan untuk pemerintah setempat untuk terus perbaiki pendataanya. Terkait masalah data ini juga untuk pertajam programnya (Kemensos), serta bagaimana menghindari salah sasaran, karena jika kita membuat datanya salah, penerima dan yang membuat datanya sama-sama menanggung dosa,” kata Direktur Jendral Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kemensos RI, Andi. ZA Dulung, saat meluncurkan E-Warong di Parigi Moutong, Senin (2/10).

Dia menuturkan, terkait pendataan tersebut harus selalu diperbaiki, seperti Kepala Dinas Sosial yang diundang ke Jakarta baru-baru ini, dalam rangka untuk mengecek data-data yang sudah terkumpul untuk diperbaiki.

Baca Juga

Disdikbud Parigi Moutong Tetapkan Libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026

DLH Parigi Moutong Dorong Inovasi Pengolahan Limbah Durian untuk Tambah PAD

Dokumen Kawasan Kumuh Sudah Rampung, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Perbup pada 2026

“Diperbaiki dalam artian, jika misalnya ada yang sudah mendapatkan rejeki lebih dan sudah tidak layak lagi menerima, maka itu dicoret dan dikeluarkan. Bagi yang nyata memang ada tetangga yang perlu dan membutuhkan bantuan tetapi namanya belum masuk dalam pendataan, itu harus dimasukan dan dusulkan untuk masuk (PKH),” katanya.

Dirjen PFM, Andi ZA menyerahkan secara simbolik dana bantuan sosial KUBE E- Warong kepada Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu

Bagi penerima PKH khusunya tujuh tahun terakhir dan sudah terbilang mampu, harus rela keluar dari program tersebut.

“Mohon penerima PKH yang terdaftar dari 2010 itu, jika rasanya sudah mampu dan mendapatkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube) mohon mengundurkan diri, karena sudah tujuh tahun sampai kapan mau begini terus, seharusnya sudah cukuplah karena istilanhnya PKH ini adalah pelampung. Cita-cita PKH ini sangat luhur, bagaimana supaya kita bisa memutuskan rantai kesusahan dan kemiskinan,” terangnya.

Ditambahkannya, Kabupaten Parigi Moutong memiliki jumlah peserta PKH sekitar 15, 565 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau total bantuan yang masuk Rp28,8 milyar pertahun, yang sebelumnya diterima melalui kantor pos saat ini langsung masuk ke rekening KPM yang sebelumnya sudah diberikan Kartu Kelurga Sejahtera (KKS).

“Program ini sebetulnya mendorong suatu kebanggaan bahwa bapak ibu sekalian tidak melihat strata, namun pemerintah hadir untuk memberikan dorongan moral agar penerima bantuan mau lebih bekerja keras cepat keluar dari persoalan yang melilit,” imbuhnya. AKSA

ShareTweet
Previous Post

Kemensos Luncurukan E-Warong Kube-PKH Parigi Moutong

Next Post

Enam Atlit Parigi Moutong Wakili Sulteng di Kejurnas Gateball

Artikel Lainnya

Disdikbud Parigi Moutong Tetapkan Libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026

Disdikbud Parigi Moutong Tetapkan Libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026

2 Maret 2026
DLH Parigi Moutong Dorong Inovasi Pengolahan Limbah Durian untuk Tambah PAD

DLH Parigi Moutong Dorong Inovasi Pengolahan Limbah Durian untuk Tambah PAD

27 Februari 2026
Dokumen Kawasan Kumuh Sudah Rampung, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Perbup pada 2026

Dokumen Kawasan Kumuh Sudah Rampung, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Perbup pada 2026

27 Februari 2026
Parigi Moutong Ekspor Perdana 27 Ton Durian Beku ke Tiongkok

Parigi Moutong Ekspor Perdana 27 Ton Durian Beku ke Tiongkok

26 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Paparkan Visi Gerbang Desa di Rakerda dan Safari Ramadhan 2026

Bupati Erwin Burase Paparkan Visi Gerbang Desa di Rakerda dan Safari Ramadhan 2026

26 Februari 2026
Evaluasi PAD 2025, Pemkab Parigi Moutong Dorong Optimalisasi Sektor Pajak dan Retribusi

Evaluasi PAD 2025, Pemkab Parigi Moutong Dorong Optimalisasi Sektor Pajak dan Retribusi

25 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Disdikbud Parigi Moutong Tetapkan Libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026

Disdikbud Parigi Moutong Tetapkan Libur Idul Fitri 16–28 Maret 2026

2 Maret 2026
DLH Parigi Moutong Dorong Inovasi Pengolahan Limbah Durian untuk Tambah PAD

DLH Parigi Moutong Dorong Inovasi Pengolahan Limbah Durian untuk Tambah PAD

27 Februari 2026
Dokumen Kawasan Kumuh Sudah Rampung, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Perbup pada 2026

Dokumen Kawasan Kumuh Sudah Rampung, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Perbup pada 2026

27 Februari 2026

Terpopuler

  • Dua DI Kembali Difungsikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Parigi Moutong Hadiri Monev BPJS Ketenagakerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati: Manfaatkan Gereja Sepenuh Hati Untuk Beribadah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Penyeberangan di Desa Baliara Diminta Segera Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DKUMKM Evaluasi Ratusan Koperasi di Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In