Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Bupati: Petugas Kesehatan RS Harus Utamakan Nyawa Pasien

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
10 Juni 2017
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
10 Juni 2017

PARIGI MOUTONG- Bupati Parigi Moutong meminta kepada seluruh petugas kesehatan di Rumah Sakit (RS) untuk lebih mendahulukan pelayanan dan menyelamatkan nyawa pasien dibanding biaya administrasi. Karena sejatinya, keberadaan sarana dan prasarana kesehatan tidak lain untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat seputar pelayanan kesehatannya.

Samsurizal menginginkan kedepan tidak ada lagi insiden lambannya proses pelayanan terhadap pasien seperti kasus persalinan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko belum lama ini, karena keterlambatan proses administrasi pembiayaan pasien.

Petugas kesehatan terutama yang melakukan pelayanan baik di UGD, ruang bersalin, rawat inap dan pelayanan di RS lainnya, harus lebih mengedepankan penanganan pasien terlebih dahulu ketimbang proses administrasi.

“Jangan sampai ada masyarakat yang seharusnya sudah harus mendapat penanganan medis apalagi keselamatannya terancam menjadi terhalang karena harus menyelesaikan proses administrasi terlebih dahulu. Urusan petugas medis itu hanya melayani pasien, urusan adminitrasi biaya yang dibebankan ke pasien, itu menjadi urusan antara pasien dengan penanggung jawab RS,” tegas Bupati, H Samsurizal Tombolotutu, kepada sejumlah awak media di Rujab Bupati, Jumat (9/6) malam.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Bupati mengaku banyak menerima laporan, terkait petugas kesehatan utamanya di ruangan dan UGD RS terkesan menunda-nunda pelayanan pasien, hanya karena masalah administrasi pasien yang belum dilengkapi.

“Itu bukan tugas kalian (petugas medis). Tugas kalian itu hanya melayani pasien sesuai tupoksi yang diberikan. Jangan juga petugas medis berlagak menjadi penanggung jawab RS apalagi sampai harus menagih pembayaran terlebih dahulu baru melayani. Barang siapa yang menemukan ada petugas RS yang melakukan hal tersebut, segera laporkan,” terangnya.

Dirinya tidak mau, upaya pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat menjadi bias dan dipahami negatif masyarakat, karena ulah petugas kesehatan yang melaksanakan tugas diluar kewenangannya.

Memang benar bahwa dalam pelaksanaan pelayanan katanya ada kaitannya dengan pembiayaan dan proses administrasi. Tetapi hal tersebut seharusnya tidak menjadi penghalang petugas medis di RS untuk melayani apalagi sampai memberatkan masyarakat. FAIZ

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

SABAR Paling Siap Diusung PBB

Sesudah

Berbagi, Dinsos dan PKH Buka Bersama Anak Yatim

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

28 Juli 2026
Temui Wamendagri, DPRD Parigi Moutong Dorong Optimalisasi DBH dan Pembiayaan PPPK

Temui Wamendagri, DPRD Parigi Moutong Dorong Optimalisasi DBH dan Pembiayaan PPPK

28 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In