Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Main Tilep Hak Honorer

songulara by songulara
5 April 2016
A A

Baca Juga

Pemda Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi Lahan Terdampak Karhutla

Kunjungi Parigi Moutong, Pangdam XXIII/Palaka Wira Tinjau Lahan untuk Pembangunan Denpom dan Korem

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Praktik main tilep hak honorer adalah cerita klasik yang kerap terjadi pada SKPD tertentu. Modus praktik main tilep ini pun bermacam-macam. Misalnya sang honorer sudah bertanda tangan untuk menerima duit, namun duit yang ditunggu-tunggu itu justru terpotong bahkan terkadang tak diterima sama sekali.
Begitupun ketika anggaran untuk tenaga honorer yang tertera jelas dalam DPA, menjadi tidak jelas kemana rimbanya, digunakan untuk apa dan digunakan oleh siapa.
Kondisi ini hanya bisa membuat honorer itu mengeluh dan tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa bercerita tentang apa yang terjadi kepada sesama rekannya.
Kini, cerita itu akhirnya menyeruak ke permukaan dan sampai di telinga Bupati Samsurizal Tombolotutu. Tak ayal, Bupati pun bereaksi. Bupati kemudian memerintahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Ekka Pontoh untuk menelusuri borok di jajarannya ini. Bupati juga mewanti-wanti para pejabat di SKPD agar jangan mencoba-coba mengambil hak tenaga honorer. Apabila dikemudian hari terdapat pejabat yang berani mengambil hak honorer, Bupati mengaku tidak akan segan-segan memberhentikan dari jabatannya.
Bupati Samsurizal Tombolotutu memang harus mengambil langkah tegas untuk menyikapi praktik merugikan honorer itu. Betapa tidak, honorer yang diketahui hanya mendapat duit receh dari hasil kerja kerasnya, justru ditilep oleh oknum yang tak bertanggungjawab dan tak berperi kemanusiaan. Nasib honorer semacam ini, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sungguh miris, tragis dan memprihatinkan.
Bupati, Wakil Bupati maupun Sekda tentu tak boleh membiarkan kondisi ini terus terjadi. Tenaga honorer tak boleh menjadi ‘Sapi perah’ bagi oknum tertentu yang hanya tahu marah, menyuruh kerja dan sok pejabat. Atas dasar kemanusiaan, maka
Bupati, Wakil Bupati maupun Sekda harus segera memutus dan menghentikan praktik culas di jajarannya ini.***

ShareTweet
Previous Post

34 Provinsi Dipastikan Ikut Festival Musik Nasional

Next Post

Temu Menpan, Bupati Perjuangkan Nasib Honorer

Artikel Lainnya

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

9 Agustus 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

8 Januari 2025

Mediasi Tak Temui Kata Sepakat, Kasus Dugaan Penganiayaan Lanjut ke Proses Hukum

7 November 2024

KPUD Tetapkan Amrullah-Ibrahim Paslon Pemilukada 2024

29 Oktober 2024

Kapolda Sidak Sejumlah Lokasi Pengamanan Pilkada 2024

20 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemda Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi Lahan Terdampak Karhutla

Pemda Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi Lahan Terdampak Karhutla

18 Februari 2026
Kunjungi Parigi Moutong, Pangdam XXIII Palaka Wira Tinjau Lahan untuk Denpom dan Korem

Kunjungi Parigi Moutong, Pangdam XXIII/Palaka Wira Tinjau Lahan untuk Pembangunan Denpom dan Korem

18 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In