Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Surplus Beras Parigi Moutong Dilirik BUMD DKI, Peluang Kerja Sama Lintas Daerah Terbuka

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
31 Maret 2026
A A
Surplus Beras Parigi Moutong Dilirik BUMD DKI, Peluang Kerja Sama Lintas Daerah Terbuka

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, didampingi Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, saat memaparkan rencana kerja sama kepada Kepala Divisi Komersial PT Food Station Tjipinang Jaya, Dahri Virdian Djauhari, di ruang kerja Bupati, Senin (30/3). Foto: Aldi/IST

PARIGI MOUTONG – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya, mulai menjajaki kerja sama pasokan beras dari Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, guna memperkuat kebutuhan pangan di DKI Jakarta.

Penjajakan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara pihak PT Food Station Tjipinang Jaya dan Bupati Parigi Moutong di Parigi, Senin, 30 Maret 2026. Langkah ini dinilai strategis mengingat tingginya kebutuhan beras di Jakarta yang tidak dapat dipenuhi dari produksi lokal.

“Kami baru mengetahui bahwa Parigi Moutong justru surplus beras. Kami memang mencari daerah surplus, karena mitra kami di mini market jumlahnya hampir 40 ribu toko. Kebutuhan itu belum bisa kami penuhi karena faktor biaya,” ungkap Kepala Divisi Komersial PT Food Station Tjipinang Jaya, Dahri Virdian Djauhari.

Baca Juga

LPAP El Capitan Indonesia Wacanakan Agenda Besar Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Pemkab Parigi Moutong dan Pemprov Gorontalo Jajaki Kerja Sama Pertanian hingga Pendidikan

Tanam Mangrove di Hari Bumi, Upaya Jaga Pesisir Parigi Moutong dari Ancaman Abrasi

Dahri menjelaskan, kebutuhan beras perusahaan saat ini diperkirakan mencapai 300 hingga 500 ton per bulan. Sementara itu, untuk penjualan bahan baku, kebutuhannya dapat meningkat hingga 8.000 sampai 10.000 ton per bulan.

Menurut dia, kerja sama antardaerah menjadi solusi dalam memperkuat rantai pasok, meskipun pihaknya harus bersaing dengan Perum Bulog yang memiliki skema pembayaran lebih cepat.

“Jakarta tidak memiliki sawah. Dalam kondisi saat ini, kami juga harus berkompetisi dengan Bulog yang bisa langsung membayar tunai, sementara kami membutuhkan waktu lima sampai tujuh hari. Namun, selama masih ada margin keuntungan, meskipun hanya 50 sampai 100 rupiah, tetap kami jalankan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tindak lanjut dari pertemuan tersebut akan difokuskan pada peninjauan kualitas beras di Parigi Moutong. Beras kualitas medium tetap berpeluang diserap selama memiliki harga yang kompetitif dan dapat diolah menjadi beras premium untuk pasar Jakarta.

“Karena dari Sidrap, Sulawesi Selatan saja kami beli,” tambahnya.

Selain beras, komoditas durian juga masuk dalam rencana awal kerja sama. Hal ini didorong oleh potensi ekspor yang mulai terbuka, meskipun fasilitas packing house saat ini masih terpusat di Kabupaten Sigi.

Dahri menyebutkan bahwa kebutuhan infrastruktur tersebut diharapkan dapat direspons oleh mitra, mengingat pembiayaan ekspor durian telah mendapat dukungan dari pihaknya.

“Target yang kami sampaikan mencapai 100 kontainer per tahun. Hanya saja kajiannya cukup lama, sehingga realisasinya baru berjalan sekarang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ekspor perdana durian dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026 sebanyak 27 ton dengan pasokan dari petani Parigi Moutong. Ekspor tahap kedua dan ketiga direncanakan pada 13 hingga 14 April 2026 dengan tambahan pasokan dari wilayah Poso.

“Rencana ekspor durian kedua dan ketiga kami pada 13–14 April 2026,” katanya.

Sementara itu, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyambut positif penjajakan tersebut dan menilai kerja sama ini sebagai peluang besar bagi daerah.

“Kami mengapresiasi kunjungan kemitraan ini. Parigi Moutong merupakan daerah surplus beras, sehingga peluang kerja sama seperti ini sangat terbuka dan strategis,” kata Erwin.

Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung dari sisi produksi hingga infrastruktur agar kerja sama dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak bagi kesejahteraan petani.

“Pemerintah daerah siap memfasilitasi, baik dari sisi petani, kualitas produksi, maupun dukungan infrastruktur. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya menguntungkan kedua pihak, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani di Parigi Moutong,” ujarnya.

Saat ini, pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan lahan yang disiapkan pemerintah desa untuk pengembangan komoditas durian. Program tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan petani melalui pengembangan dua hektar lahan durian di setiap desa.

“Dengan terbukanya pasar ekspor durian ini, kami mendorong pengembangan komoditas durian. Harapannya, ke depan program ini bisa menjadi peluang kerja sama dengan PT Food Station Tjipinang Jaya,” pungkasnya.*

Tags: BerasBUMD DKI JakartaKerja SamaPanganParigi MoutongPT Food Station Tjipinang Jaya
ShareTweet
Previous Post

Genjot PAD, Bupati Parigi Moutong Fokus Kembangkan Kakao, Durian, dan Tambak

Next Post

Pemkab Parigi Moutong Dorong Petani Durian Kantongi Sertifikasi GAP

Artikel Lainnya

Maknai Idul Adha, Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera Berbagi Kurban untuk Warga

Maknai Idul Adha, Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera Berbagi Kurban untuk Warga

27 Mei 2026
12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

24 Mei 2026
RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

22 Mei 2026
DPRD Desak Pemda Parigi Moutong Perjelas Status dan Jadwal Pelantikan PPPK Paruh Waktu

DPRD Parigi Moutong Tantang Pemda Gelar Tes Urin untuk Pejabat

22 Mei 2026
Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

18 Mei 2026
Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

18 Mei 2026

Comments 2

  1. Ping-balik: Pemkab Parigi Moutong Dorong Petani Durian Kantongi Sertifikasi GAP - Songulara
  2. Ping-balik: Andalkan Narasumber Lokal, Forkkom Bappeda Sulteng Dorong Kolaborasi Pembangunan - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Maknai Idul Adha, Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera Berbagi Kurban untuk Warga

Maknai Idul Adha, Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera Berbagi Kurban untuk Warga

27 Mei 2026
12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

24 Mei 2026
RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

22 Mei 2026

Terpopuler

  • DPRD Parigi Moutong Soroti Bangunan SIKIM yang Terbengkalai di Avulua

    Pemkab Parigi Moutong Rencanakan Revitalisasi SIKIM Avolua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maknai Idul Adha, Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera Berbagi Kurban untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In