Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Wilayah Terpencil

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
6 Februari 2026
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
6 Februari 2026
Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Sekolah Terpencil

Gambar Ilustrasi (AI)

PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong memastikan program Listrik Masuk Sekolah tetap berjalan untuk mendukung digitalisasi pendidikan, terutama di wilayah terpencil yang masih mengalami keterbatasan akses listrik.

Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan, “Kami di daerah pada dasarnya hanya sebagai penerima manfaat dari program kerja sama antara PLN dan Kemendikdasmen,” saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 4 Februari 2026.

Program listrik masuk sekolah merupakan bagian dari kebijakan nasional percepatan digitalisasi pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam keputusan presiden. Menurut Ibrahim, ketersediaan listrik menjadi instrumen awal yang sangat penting sebelum sekolah dapat memanfaatkan teknologi pendukung pembelajaran digital.

“Digitalisasi tidak mungkin berjalan tanpa listrik. Listrik ini yang nantinya mengaktifkan perangkat pendukung seperti jaringan internet, komputer, dan sarana pembelajaran berbasis digital lainnya,” jelasnya.

Baca Juga

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Program tersebut menyasar seluruh satuan pendidikan, tetapi prioritas diberikan kepada sekolah yang berada di wilayah terpencil dan selama ini belum terjangkau layanan listrik. Pada tahun sebelumnya, program telah direalisasikan di 17 sekolah di Parigi Moutong, terdiri dari satu taman kanak-kanak (TK), 11 sekolah dasar (SD), dan lima sekolah menengah pertama (SMP).

Untuk tahun 2026, Disdikbud Parigi Moutong masih menunggu kepastian jumlah sekolah penerima program berdasarkan hasil verifikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) oleh Kemendikdasmen.

“Jumlah sekolah yang akan menerima program tahun ini masih menunggu hasil verifikasi pusat,” ungkap Ibrahim. Ia menegaskan, keberlanjutan dan cakupan program sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dari pihak PLN sebagai pelaksana teknis.

“Sekolah yang belum memiliki listrik wajib menginput kondisinya di Dapodik. Data itu yang kemudian dilaporkan Kemendikdasmen ke PLN untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.*

Tag: Digitalisasi PendidikanDisdikbud Parigi MoutongKemendikdasmenListrik Masuk SekolahpendidikanPLN
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Dinas TPHP Parigi Moutong Salurkan 50 Hand Sprayer dan Dua Pompa Air untuk Penanganan Karhutla

Sesudah

Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

TerkaitPostingan

Darlin: Pembangunan Fasilitas Kesehatan Bukan Sekadar Bangun Gedung

Darlin: Pembangunan Fasilitas Kesehatan Bukan Sekadar Bangun Gedung

8 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

7 Oktober 2026
Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

7 Oktober 2026
Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

7 Oktober 2026
Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

7 Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026

Artikel Terkini

Darlin: Pembangunan Fasilitas Kesehatan Bukan Sekadar Bangun Gedung

Darlin: Pembangunan Fasilitas Kesehatan Bukan Sekadar Bangun Gedung

8 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

Banjir Berulang di Toribulu, BPBD Parigi Moutong Benahi Titik Rawan

7 Oktober 2026
Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

Erwin Burase Turun ke Huntara Sibalago, Penyelesaian Hunian Korban Banjir Dikebut

7 Oktober 2026
Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

Erwin Burase Temui Petani Kasimbar, Keluhan Penyuluh dan Alsintan Mengemuka

7 Oktober 2026
Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Pejabat Hasil Selter JPT Ditunda, Erwin Burase Tunggu Putusan PTUN

7 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In