Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Peduli Literasi Anak, Guru Muda Toribulu Bentuk Generasi Pendidik Muda

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
5 Februari 2026
A A
Peduli Literasi Anak, Guru Muda Toribulu Bentuk Generasi Pendidik Muda

Relawan Generasi Pendidik Muda (GPM) berfoto bersama anak-anak peserta kegiatan literasi baca tulis di Pasar Tradisional Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan belajar nonformal ini digelar sebagai upaya membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca dan menulis melalui metode yang menyenangkan. FOTO : ELI/IST

PARIGI MOUTONG – Kepedulian terhadap rendahnya kemampuan literasi baca tulis anak mendorong sekelompok guru muda di Kecamatan Toribulu membentuk komunitas Generasi Pendidik Muda (GPM). Komunitas ini hadir sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak usia sekolah yang belum lancar membaca dan menulis.

GPM berdiri sejak 2024 dan berfokus pada pendampingan literasi dasar bagi anak-anak yang masih mengalami kesulitan membaca dan menulis. Temuan di lapangan menunjukkan masih adanya anak tingkat sekolah dasar, bahkan sekolah menengah pertama, yang belum menguasai kemampuan baca tulis dengan baik.

Ketua GPM, Widad Zahira, mengatakan inisiatif tersebut lahir dari keprihatinan para guru muda terhadap kondisi literasi anak di wilayah tersebut.

Baca Juga

Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Wilayah Terpencil

Bangunan Hampir Roboh, Relawan Amura Galang Dana untuk Sekolah Pedalaman

Siswi F Korban dugaan Kekerasan Alami Bullying di Sekolah

“Kami menemukan beberapa kasus anak usia sekolah yang belum mahir membaca dan menulis. Kondisi ini cukup memprihatinkan dan menjadi motivasi kami untuk bergerak,” ujar Widad saat ditemui di Sekretariat GPM Toribulu, Kamis, 5 Februari 2026.

Berangkat dari kepedulian itu, para relawan GPM membentuk ruang belajar nonformal yang memanfaatkan fasilitas umum, salah satunya Pasar Tradisional Toribulu. Lokasi tersebut dipilih karena mudah dijangkau anak-anak yang berada di sekitar pusat aktivitas masyarakat.

Kegiatan belajar membaca dan menulis dilaksanakan satu kali dalam sepekan, setiap Jumat sore. Meski berlangsung di luar lingkungan sekolah, GPM tetap menerapkan metode pembelajaran yang terstruktur dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, anak-anak dikelompokkan sesuai dengan tingkat kemampuan membaca. Selain belajar mengeja dan menulis, mereka juga diajak mengikuti permainan literasi, seperti tebak huruf, menyusun kata, dan membaca secara bergilir guna menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif.

“Kami melihat anak-anak sangat antusias. Dengan permainan, mereka jadi lebih percaya diri’,” jelas Widad.

GPM mengusung slogan “Grow to Give”, yang dimaknai sebagai semangat bertumbuh untuk memberi. Bagi para relawan berlatar belakang pendidik, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan tambahan di luar sekolah formal.

“Sebagai pendidik, kami ingin terus bertumbuh dengan cara berbagi ilmu, meskipun di luar lingkungan sekolah,” tambahnya.

Meski dilaksanakan secara sederhana, kegiatan GPM dinilai memberi dampak langsung terhadap perkembangan anak, baik dari segi kemampuan membaca, kepercayaan diri, maupun minat terhadap literasi.

Widad bersama para relawan berharap kehadiran GPM tidak hanya membantu anak-anak menjadi lancar membaca dan menulis, tetapi juga menumbuhkan budaya gemar membaca sejak usia dini.

“Sahabat literasi, mari beraksi, gali potensi,” tutup Widad.

Melalui gerakan literasi yang tumbuh dari ruang publik, GPM Toribulu menunjukkan bahwa upaya pendidikan dapat lahir dari mana saja selama didorong oleh kepedulian dan semangat berbagi.*

Tags: Generasi Pendidik Muda (GPM)literasipendidikan
ShareTweet
Previous Post

Konsisten Jaga Lingkungan, SMK Negeri 1 Toribulu Raih Adiwiyata Nasional

Next Post

Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

Artikel Lainnya

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Ikut Revitalisasi 2026

Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

6 Februari 2026
Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Sekolah Terpencil

Disdikbud Parigi Moutong Lanjutkan Program Listrik Masuk Sekolah untuk Wilayah Terpencil

6 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In