Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Polisi Amankan Empat Excavator dan Lima Operator di Lokasi PETI Kayuboko

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
1 Maret 2024
A A

PARIGI MOUTONG – Polisi mengamankan empat ekskavator dan lima operator di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong.

“Selain empat alat berat, kamu juga telah menahan lima orang tersangka, yakni operator,” kata AKP Anang Mustaqim, di Parigi, Jum’at, 1 Maret 2024.

Kemudian, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, pihaknya juga telah melayakan surat pemanggilan pemeriksaan kepada pemilik alat berat hingga pemodal.

Baca Juga

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

Namun, para pemilik alat berat dan pemodalnya belum memenuhi panggilan penyidik. Sehingga, pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kembali.

“Nanti kita akan gelar perkara dulu. Kalau masih saja belum hadir, kemungkinan akan ada upaya paksa terhadap,” tukasnya.

Ia menjelaskan, alat berat yang diamankan personelnya, bukan milik warga Kabupaten Parigi Moutong, tapi berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Proses penindakan, kata dia, dilakukan saat para pelaku melakukan aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Kayuboko.

“Mereka beroperasi di lokasi lama, tempat aktivitas pertambangan di desa setempat. Untuk Desa Air Panas, saat ini tidak lagi beroperasi,” pungkasnya.

Diketahui, Desa Kayuboko merupakan lokasi PETI yang disebut-sebut pernah dikelola pemodal besar bernama Ko Jefri.

Aktivitas pertambangan emas di sana, sempat terhenti dan meninggalkan puluhan kubangan menyerupai danau, yang tak direklamasi.

Bahkan, dampak aktivitas pertambangan tersebut, sangat merugikan warga yang tinggal di desa tetangga, seperti Air Panas, Kecamaran Parigi Barat dan Olaya, Kecamatan Parigi.

Sebelumnya, air tak lagi mengalir di jalur sungai Desa Air Panas. Jembatan pun nyaris tertutupi pasir. Sebagian warga yang bermukim di bantaran sungai, memilih pindah karena sering diterjang banjir. *theopini

ShareTweet
Previous Post

Polisi Periksa Direktur RSUD Anuntaloko Parigi

Next Post

Dua Calon Terpilih dari Dua Parpol di Parigi Moutong Terancam Tak Ditetapkan KPU

Artikel Lainnya

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

9 Juli 2026
Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

8 Juli 2026
Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

8 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Terpopuler

  • Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NasDem Berangkatkan Umroh Lima Imam Masjid Asal Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In