Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Dinkes Parigi Moutong: Kekurangan Darah Picu Kematian Ibu Saat Persalinan

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
14 April 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
14 April 2026
Dinkes Parigi Moutong: Kekurangan Darah Picu Kematian Ibu Saat Persalinan

ilustrasi/ai

PARIGI MOUTONG – Krisis ketersediaan darah di Kabupaten Parigi Moutong memicu tingginya angka kematian ibu saat persalinan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat 10 kasus kematian ibu sepanjang 2025 dan satu kasus pada 2026.

Kepala Dinkes Parigi Moutong, Darlin, mengatakan angka tersebut masih tergolong tinggi dan berkaitan erat dengan keterbatasan stok darah.
“Angka ini masih sangat tinggi. Dari tiga faktor utama, semuanya berkaitan dengan tidak tersedianya darah,” kata Darlin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 9 April 2026.

Ia menjelaskan, tiga penyebab utama kematian ibu saat persalinan meliputi pendarahan, infeksi, dan keracunan kehamilan. Namun, ketiganya sangat bergantung pada ketersediaan darah untuk penanganan medis.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinkes Parigi Moutong bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Anuntaloko Parigi, pemerintah kecamatan, serta puskesmas dalam menjaring pendonor.

Baca Juga

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Dinkes Parigi Moutong Percepat Klaim BPJS untuk Jaga Layanan Puskesmas

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Dukungan Anggaran untuk Perkuat Layanan Puskesmas

Menurut Darlin, kebutuhan darah tidak dapat dipenuhi hanya melalui dukungan anggaran seperti halnya obat-obatan atau oksigen.
“Meski anggaran tersedia, kalau tidak ada yang mendonorkan darah, kebutuhan tetap tidak bisa dipenuhi,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesadaran masyarakat menjadi faktor kunci dalam pemenuhan kebutuhan darah. Di Kabupaten Parigi Moutong, kebutuhan darah mencapai sekitar 9.000 kantong per tahun, sementara ketersediaan saat ini baru sekitar 1.000 kantong.
“Kami mengajak masyarakat untuk aktif donor darah. Setetes darah sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” katanya.

Keterbatasan stok darah tersebut berdampak langsung pada layanan kesehatan, termasuk meningkatnya risiko kematian ibu. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan jumlah pendonor, salah satunya melalui pemberian insentif berupa sembako.

Program itu sempat meningkatkan capaian hingga 50 kantong darah per minggu. Namun, jumlah tersebut kini menurun drastis menjadi hanya 5 hingga 10 kantong setiap kegiatan.

Selain keterbatasan jumlah, kapasitas penyimpanan darah di daerah itu juga masih terbatas, yakni hanya mampu menampung sekitar 100 kantong.

Sebagai solusi, Dinkes Parigi Moutong menerapkan sistem stok darah segar dengan menyiapkan daftar pendonor yang dapat dihubungi sewaktu-waktu dalam kondisi darurat. Pemanfaatan aplikasi Satu Darah juga dioptimalkan untuk mempercepat penyebaran informasi kebutuhan darah kepada relawan di sejumlah wilayah, seperti Ampibabo, Moutong, dan Tinombo.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” tegas Darlin.

Sementara itu, angka kematian anak di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang 2025 tercatat sebanyak 78 kasus, yang didominasi oleh kelahiran prematur dan kematian dalam kandungan.*

Lanjut Membaca
Tag: Angka Kematian IbuDinkes Parigi MoutongStok Darah
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Korban Pohon Tumbang Meninggal Usai Operasi di Palu, Bupati Sampaikan Duka Mendalam

Sesudah

Bupati Parigi Moutong Tinjau Pemeliharaan Pohon Pelindung, Minta DLH Segera Lakukan Penataan

TerkaitPostingan

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026

Pilihan Editor

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In