Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
10 Februari 2026
A A
Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Kondisi terkini pembangunan gedung layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Parigi Moutong yang masih dalam tahap penyelesaian. Proyek senilai Rp8,7 miliar tersebut kembali mendapat adendum kedua akibat keterlambatan penyelesaian. (Foto: ARIS/ISTIMEWA)

PARIGI MOUTONG – Proyek pembangunan gedung layanan perpustakaan daerah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali mengalami keterlambatan. Pemerintah Daerah (Pemda) setempat memberikan perpanjangan kontrak kedua kepada CV Arawan, meskipun proyek senilai Rp8,7 miliar tersebut sebelumnya telah memperoleh tambahan waktu selama 50 hari kalender.

Perpanjangan terbaru dituangkan dalam adendum kedua berupa tambahan waktu 40 hari kalender. Dengan demikian, total perpanjangan waktu yang telah diberikan kepada penyedia jasa mencapai 90 hari, sementara hingga kontrak berakhir pada 2 Februari 2026, pekerjaan belum juga rampung.

“Yang pasti sudah ada adendum kedua, berupa perpanjangan selama 40 hari kalender,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusarda) Parigi Moutong, Syamsu Nadjamudin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (10/2).

Baca Juga

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

Syamsu menjelaskan, perpanjangan kontrak tersebut terhitung sejak Senin, 9 Februari 2026, setelah dilakukan penyerahan tugas dari PPK sebelumnya, Sakti Lasimpala.

“Dasar itulah dibuatkan adendum,” jelasnya.

Berdasarkan data hingga 2 Februari 2026, progres pembangunan gedung layanan perpustakaan daerah baru mencapai 98,0652 persen atau masih menyisakan deviasi sebesar 1,9348 persen. Keterlambatan penyelesaian proyek kembali disebabkan persoalan pengadaan material kaca, yang sebelumnya diketahui tidak sesuai ukuran.

Material kaca yang salah ukur mengharuskan pihak penyedia melakukan pemesanan ulang, sehingga berdampak pada tertundanya penyelesaian sejumlah item pekerjaan lanjutan.

“Ini kendalanya hanya kaca, masih dalam proses pengiriman. Kalau sudah datang, mungkin satu atau dua hari sudah selesai. Kemarin yang datang salah ukuran, kekecilan. Informasinya, kaca akan tiba hari Rabu pekan ini,” imbuh Syamsu.

Menurut dia, keputusan memberikan perpanjangan kontrak kedua telah melalui konsultasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Tengah.

Namun demikian, keterlambatan akibat kesalahan pengukuran material kembali memunculkan pertanyaan terkait perencanaan teknis dan pengendalian mutu pekerjaan sejak awal kontrak. Terlebih, kesalahan tersebut terjadi setelah proyek memperoleh perpanjangan waktu sebelumnya.

Selain pemasangan kaca, pekerjaan kanopi menjadi item krusial yang hingga kini belum dapat diselesaikan. Pekerjaan tersebut bergantung pada selesainya pemasangan material kaca.

“Kanopi ini tidak bisa dikerjakan sebelum kacanya terpasang. Saya setiap hari datang memantau pekerjaan di sana. Nanti saya cek lagi apakah material kacanya sudah datang atau belum,” ujarnya.

Sementara itu, Rizal, yang mengaku sebagai tim teknis lapangan dari CV Arawan, membenarkan bahwa pihaknya masih menunggu pengiriman material kaca dari Surabaya yang ditargetkan tiba pada Kamis, 13 Februari 2026.

Ia menjelaskan, material kaca yang dipesan memiliki ukuran tipikal, namun bagian sudut rangka belum dapat ditentukan karena menunggu hasil akhir pemasangan kaca utama.

“Kami belum tahu ukuran pasti di bagian sudut-sudut itu, karena sisanya. Setelah semua kaca terpasang, baru kami pesan untuk bagian sudut. Kalau hanya asumsi ukuran, bisa kurang atau lebih. Sekarang semua sudah terpasang, tinggal bagian sudut,” jelasnya.

Untuk pekerjaan kanopi, Rizal menyebut saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Pihak penyedia menargetkan proyek dapat diselesaikan sebelum bulan suci Ramadan.

“Kami targetkan sebelum puasa sudah selesai semua,” pungkasnya.*

Tags: AdendumCV. ArawanDispusardaPejabat Pembuat Komitmen (PPK)PerpustakaanProyek Gedung PerpustakaanSakti LasimpalaSyamsu Nadjamudin
ShareTweet
Previous Post

DPC API Parigi Moutong Dilantik, Pemda Dorong Sinergi Jaga Kerukunan

Next Post

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Artikel Lainnya

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

10 Maret 2026
Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

10 Maret 2026
Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

10 Maret 2026
Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

9 Maret 2026
Tak Lagi Tiga Bulan Sekali, Gaji Kades di Parigi Moutong Segera Dibayar Tiap Bulan

Tak Lagi Tiga Bulan Sekali, Gaji Kades di Parigi Moutong Segera Dibayar Tiap Bulan

9 Maret 2026
Program Cerdas Bersama Awali Sekolah Gratis di Parigi Moutong

Program Cerdas Bersama Awali Sekolah Gratis di Parigi Moutong

8 Maret 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar di Parigi Moutong: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

10 Maret 2026
Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

10 Maret 2026
Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

10 Maret 2026

Terpopuler

  • Sejuta Mimpi dari Seragam Sekolah Gratis, Gebrakan 100 Hari Kerja Bupati Erwin Burase

    Program Seragam Sekolah Gratis Dievaluasi, Disdikbud Terapkan Pendataan By Name

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perekrutan Belneg Ditarget 150 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Januari 2026, 851 PPPK Paruh Waktu Parigi Moutong Segera Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Parigi Moutong : Rekrutmen P3K Harus Ada Regulasi Tersendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp37 M DAK untuk Sanitasi dan Air Minum Batal Dicairkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In