Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Alamsyah Palenga, Kerusakan Jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi Dinilai Tak Wajar

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
22 Agustus 2024
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
22 Agustus 2024

PARIGI MOUTONG – Kerusakan ruas jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi yang baru selesai dikerjakan tahun 2023 lalu oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Propinsi Sulteng dinilai tidak wajar.

Pasalnya belum lama dikerjakan, pekerjaan konstruksi berbandrol kurang lebih Rp6 milyar tersebut sudah terjadi kerusakan, yakni mengalami pengelupasan atau berlubang serta ada yang retak halus dan retak buaya. Dan kondisi ini terjadi kurang lebih di 26 titik ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Parigi Moutong-Kabupaten Toli-toli.

Akademisi Universitas Tadulako, Alamsyah Palenga yang dimintai pendapatnya soal kondisi kerusakan jalan tersebut menilai tidak wajar. Karena kerusakan tersebut terjadi belum lama setelah pekerjaan jalan selesai dilaksanakan.

“Tidak wajar, karena belum lama dikerjakan masa sudah rusak” kata Alamsyah kepada sejumlah wartawan, Kamis (22/08/2024).

Baca Juga

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Bila melihat kondisi kerusakan, diduga ada beberapa faktor yang mengalami masalah bila ditinjau dari sisi teorinya. Misalnya bermasalah pada metode pelaksanaan.

Bisa jadi kerusakan tersebut lantaran lapis resap pengikat atau prime coat nya kurang. Atau bisa jadi ini (kerusakan) disebabkan lantaran komposisi aspal yang tidak proposional atau ada yang kurang dalam komposisinya.

“Itu dari sisi teorinya ya, bisa jadi ada masalah di dua faktor itu, itu masih Kesimpulan sementara karena untuk mengetahui pastinya seperti apa, memang harus ada peninjauan langsung lapangan” katanya.

Terkait usia rencana (UR) pengaspalan aspal itu tergantung apakah pekerjaan ini sifatnya peningkatan jalan baru ataukah ini hanya bersifat overlay. Kalau dia pengerjaan overlay atau pekerjaan lapisan tambahan, itu menyesuaikan dengan UR jalan sebelumnya.

Baru Diresmikan, Ruas Jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi Sudah Rusak
Kondisi aspal di ruas jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi. IST

“Kalau pekerjaan itu adalah overlay, maka UR overlay menyesuaikan dengan UR jalan sebelumhya. Bila UR peningkatan jalan sebelumnya minimal 10 tahun, maka UR overlay hanya menyesuaikan dengan jalan yang sudah ada,” terangnya.

Terkait retensi atau jaminan 5 persen untuk pemeliharaan pasca pengerjaan jalan, seharusnya dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan kerusakan. Dan pemeliharaan atau perbaikan menggunakan anggaran retensi itu dilakukan tidak lama setelah pengerjaan atau tergantung kesepakatan lama pemeliharaan antara pihak ketiga dan instansi terkait.

“Cuma retensi itu harusnya digunakan tidak lama dari pekerjaan, tetapi cek dulu dilapangan. Apakah kerusakan itu baru terjadi sekarang dan diperbaiki sekarang, ataukah kerusakan itu sudah terjadi tidak lama dari pasca pengerjaan,”.

Seharusnya, pelaksanaan konstruksi tidak bergantung dengan retensi 5 persen, apabila semua mulai dari perencanaan, pelaksanaan pekerjaan termasuk metode pelaksanaan dikerjakan dengan baik.

Sebelumnya, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Sulteng, Asbudianto mengakui bahwa terjadi kerusakan dipuluhan titik jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi yang dikerjakan pihaknya tahun lalu.

Sejak dua hari terakhir, pihaknya telah melakukan penambalan titik titik ruas jalan yang rusak.

“Sejak kemarin, anggota dilapangan sudah melakukan perbaikan ruas jalan yang rusak,” katanya.

Dia berdalih, kerusakan jalan tersebut lantaran adanya kebocoran solar saat pengerjaan pengaspalan yang lambat dipadatkan.

“Ya namanya juga pekerjaan dilakukan manusia, kita sudah tahu bahwa akan ada kerusakan. Jadi kita tetap menahan 5 persen anggaran untuk menjamin hal-hal seperti itu (rusak), dan sekarang kami tengah melakukan perbaikan kerusakan,” kata dia. *

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Baru Diresmikan, Ruas Jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi Sudah Rusak

Sesudah

HP3M Minta APH Usut Kerusakan Jalan Mepanga-Pasir Putih-Basi

TerkaitPostingan

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026
Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026

Artikel Terkini

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026
Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In