Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Sulteng 1000 Megalith Dicanangkan Oktober 2023, Lokasinya di Lore

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
7 Juli 2023
A A

JAKARTA – Pemerintah Provinsi telah menetapkan penyelenggaran event Sulawesi Tengah (Sulteng) 1000 megalith dan apel 1000 pemuda, akan dilaksanakan pada Oktober 2023, di Kawasan Tampo Lore, Kabupaten Poso.

Berbagai persiapkan jelang pelaksanaan event tersebut, terus dilakukan Pemerintah Provinsi, salah satunya dengan melakukan rapat koordinasi, yang dipimpin langsung oleh Gubernur H Rusdy Mastura, di Jakarta, pada Jum’at, 7 Juli 2023.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan agar seluruh perangkat daerah mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan pencanangan dan apel pemuda, sesuai dengan tugas serta fungsinya.

Baca Juga

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

Dia mengharapkan, agar segera mempersiapkan segala syarat administrasi terkait pengusulan situs-situs megalith untuk ditetapkan sebagai warisan dunia atau world heritage.

“Persiapkan semua syarat administrasi untuk kita usulkan ke UNESCO, agar situs-situs itu ditetapkan menjadi warisan dunia. Sebab situs megalith yang ada ditiga lembah itu merupakan situs tertua di Indonesia, bahkan dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rudy Dewanto melaporkan kunjungan tim ke lokasi pencanangan dan apel pemuda.

Hasil kunjungan lapangan, diberikan dua opsi sebagai pilihan, yaitu pencanangan situs megalit yang ada di lembah Bada dengan keberadaan patung megalit Palindo.

Kemudian, lembah Besoa dengan keberadaan patung Tadulako dan Pokekea, lembah Napu, adanya patung Pekasele serta beberapa sebaran patung lainnya.

Sehingga, dengan mempertimbangkan kondisi dan aspek teknis lainnya, ditetapkan lokasi pencanangan berada di situs Watunongko, Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore.

Sedangkan pelaksanaan apel pemuda dilaksanakan di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, dan tempat camping ground di Kawasan Adat Mpolenda, Desa Wanga, Kecamatan Lore Peore.

Penetapan lokasi pencanangan dan apel langsung ditindak lanjuti dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tengah, tentang panitia pelaksana pencanangan Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalit dan Apel Seribu Pemuda. *TheOpini

 

ShareTweet
Previous Post

Ekspedisi Rupiah Berdaulat, BI Bawa Rp4 Miliar ke Lima Pulau di Sulteng

Next Post

Hingga Hari ke 11, KPU Parimo Belum Terima Perbaikan Berkas Bacaleg

Artikel Lainnya

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026
Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

13 Februari 2026
DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

13 Februari 2026
Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Ditunda, Lima Kecamatan Akan Jadi Kawasan Transmigrasi

Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Parigi Moutong Ditunda, Lima Kecamatan Akan Jadi Kawasan Transmigrasi

13 Februari 2026
Gerakan Tanam Jagung di Lobu Mandiri, Bupati Erwin Dorong Lahan Tidur Produktif

Gerakan Tanam Jagung di Lobu Mandiri, Bupati Erwin Dorong Lahan Tidur Produktif

12 Februari 2026
Perkuat Tata Kelola Pesisir, Pemkab Parigi Moutong Gelar FGD Ekonomi Biru

Perkuat Tata Kelola Pesisir, Pemkab Parigi Moutong Gelar FGD Ekonomi Biru

12 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

Status Siaga Masih Berlaku hingga 28 Februari, Posko Terpadu Karhutla Dibubarkan

13 Februari 2026
Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

13 Februari 2026
DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

DP3AP2KB Dampingi Remaja Korban Dugaan Persetubuhan Guru PPPK di Parigi Moutong

13 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In