Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemdes Diminta Lebih Teliti Sebelum Hilangkan NOP

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
10 Maret 2020
A A

PARIGI – Pemerintah Desa (Pemdes) diminta untuk lebih teliti dalam menentukan apakah sebuah objek pajak khususnya Nomor Objek Pajak (NOP) masih ada atau dihilangkan sebagai wajib pajak. Jangan sampai NOP yang sebelumnya sudah ditetapkan untuk dihilangkan, tetapi muncul belakangan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Parigi Moutong, Mohammad Yasir mengigatkan, sesampainya Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) nantinya, seluruh pemdes dan pemerintah kelurahan diminta untuk bisa menyortir kembali dan memastikan bahwa NOP yang akan dilakukan penagihan pajak masih eksis atau tidak.

Apabila didapatkan ada NOP namun objek pajaknya sudah tidak ada ataupun sebaliknya, maka diharapkan untuk memasukkan laporan perubahan sesegera mungkin atau sesuai batas waktu yang ditentukan.

Baca Juga

Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

Ini dilakukan guna mengefektifkan pelaksanaan penyaluran DHKP maupun penagihan pajak dilapangan.

“Segera melaporkan perubahan ke kami untuk segera diperbaiki, sehingga proses penagihan pajak yang dilakukan di desa maupun keluharan nantinya bisa berjalan sesuai dengan harapan dan tidak memberikan dampak bagi desa terkait, karena ini menyangkut tentang capai atau tidaknya target penagihan pajaknya,” kata Yasir kepada Songulara, belum lama ini.

Ketelitian kata Yasir perlu dilakukan, jangan sampai kasus objek pajak yang masih ada namun NOP-nya sudah tidak ada, ataupun NOP ada tetapi objek pajaknya sudah tidak ada itu terjadi kembali.

Seperti beberapa kasus yang kerap terjadi tiap tahun, dimana NOP sudah tidak ada lagi tetapi objek pajaknya masih ada. Kasus ini terungkap ketika terjadi transaksi jual beli tanah. Bahkan kata Yasir, hampir tiap tahun kasus tersebut terjadi rata-rata 10 kasus.

Kasus semacam itu terjadi katanya diduga karena adanya upaya ketidak telitian pemdes terkait upaya penghilangan NOP. Penghilangan NOP umumnya terjadi karena beberapa faktor misalnya sulitnya penagihan pajak terhadap salah satu objek pajak atau bisa jadi pemilik objek pajak susah ditemui atau terkadang sulit membayar pajak.

Karena tidak ingin menjadi beban terhadap penagihan pajak, besar kemungkinan NOP sebuah objek pajak tersebut terpaksa dihilangkan, sehingga tidak ada lagi penagihan pajak dilakukan pada objek tersebut.

“Makanya kedepan kami berharap tidak ada lagi upaya-upaya demikian dilakukan, sehingga tidak menimbulkan masalah dibelakang hari. Ketelitian itu sangat perlu jangan sampai ada pihak yang dirugikan,” katanya.

Hal senada dikemukakan Kabid Pendaftaran dan Pendapatan Pajak Bapenda Parigi Moutong. Muhammad Zubair. Bila proses penyortiran dilakukan dan ternyata ada yang ingin dirubah, maka diharapkan pemdes maupun pemerintah kelurahan segera memasukkan perubahannya paling lambat tiga bulan setelah DHKP didistribusikan.

Karena, apabila selama waktu tersebut tidak dimasukkan perubahan, maka secara otomatis DHKP yang diterbitkan tersebut menjadi beban pajak dan harus dibayarkan.

Sementara untuk antisipasi adanya objek pajak yang hilang NOP-nya, akan bisa ditindak lanjuti proses jual belinya, namun tunggakan pajak di tahun-tahun sebelumnya saat NOP dihilangkan, harus terlebih dahulu diselesaikan.

“Sebab kami tetap memiliki data untuk me-review kembali objek pajak tersebut. Proses jual belinya akan tetap bisa dilaksanakan dengan catatan semua tunggakan pajak dibayarkan secara keseluruhan dari pajak yang belum tertagih,” ujarnya.

 

ShareTweet
Previous Post

Dinas PUPRP Parigi Moutong Alokasikan Rp4,6 M Rehab Irigasi

Next Post

Equator Cup, Palasa Kalahkan Sausu

Artikel Lainnya

Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

18 Mei 2026
Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

18 Mei 2026
Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60,6 M

Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

18 Mei 2026
Polres Parigi Moutong Sidak SPBU, Pastikan Distribusi Solar Subsidi Tepat Sasaran

Polres Parigi Moutong Sidak SPBU, Pastikan Distribusi Solar Subsidi Tepat Sasaran

18 Mei 2026
Muscam VI Jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

Muscam VI jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

17 Mei 2026
Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

16 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

18 Mei 2026
Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

18 Mei 2026
Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60,6 M

Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

18 Mei 2026

Terpopuler

  • Muscam VI Jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

    Muscam VI jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Musda KTNA Parigi Moutong Tetapkan Djoni Kandolla sebagai Ketua Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Dibangun, Gedung Perpustakaan Rp8,7 Miliar Sudah Bocor dan Berjamur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In