Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Muhlis : Penggelembungan Suara, Pelanggaran Paling Rawan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
15 Mei 2018
A A

PARIGI MOUTONG – Kemungkinan terjadinya penggelembungan suara, merupakan pelanggaran paling rawan terjadi saat pelaksanaan pemungutan suara. Ini diungkapkan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Parigi Moutong, Muhlis Aswat, Selasa (15/5).

Untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, pihaknya akan membentuk pengawas TPS yang nantinya bertugas mengawasi jalannya proses pemungutan suara saat voting day Pilbup 2018.

Petugas pengawas TPS diharapkan mampu membendung berbagai proses dugaan penggelembungan suara.

Baca Juga

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

“Yang harus diwaspadai adalah proses pengarahan massa. Misalnya, tidak menutup kemungkinan ada oknum tertentu yang mencoba mengarahkan orang di saat orang tersebut akan ke TPS dengan berbagai macam skenario,” ujarnya.

Selain itu, tiga hari menjelang pemungutan suara juga sangat rawan, karena bisa saja oknum tertentu melakukan sesuatu yang saat ini sudah sering terdengar yaitu serangan fajar. Bahkan, serangan fajar ini lebih agresif lagi, tidak hanya diwaktu fajar tetapi ada juga yang datang pada waktu siang, sore dan malam hari. Termasuk saat orang sedang ramai, oknum tertentu juga biasanya datang melakukan manuver yang melanggar ketentuan.

Olehnya, yang terpenting kata dia sosialisasi yang dilakukan pihaknya maupun KPU, sampai saat ini bisa dikatakan sudah maksimal. Tetapi masih jauh dari angka cukup, karena pihaknya hanya bisa berhenti ketika semua proses telah selesai, dan selama proses belum selesai, pihaknya kemungkinan masih diberikan ruang untuk memaksimalkan proses pengkajian, pengawasan dan pencegahan, sehingga dugaan pelanggaran sekecil apapun tidak akan mencuat sampai pada waktunya.

Panwaslu juga akan berupaya semaksimal mungkin memaksimalkan seluruh jajaran pengawasannya agar berhati-hati pada proses pelaksanaan voting day nantinya. Masyarakat juga sangat penting untuk diberikan pendidikan politik, agar mereka benar-benar  paham bahwa demokrasi itu mahal.

“Harapannya masyarakat dapat berfikir secara objektif, karena seketat apaun pengawasan yang dilakukan, tidak akan sebanding jika masyarakat menyadari bahwa pemimpin Parigi Moutong kedepan ada di tangan masing-masing, bukan karena bayaran,” pungkasnya. IWAN TJ

ShareTweet
Previous Post

Disdikbub Launching Inovasi Proyek Perubahan Sigaraya

Next Post

Tingkatkan Kualitas Produk, Disperindag Latih IKM Soal GMP

Artikel Lainnya

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Ikut Revitalisasi 2026

Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

6 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In