Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Kurang Dukungan APBD, Bappeda Akui Pembangunan Belum Merata

Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
26 Desember 2016
Reading Time: 1 min read
Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
26 Desember 2016

PARIGI MOUTONG – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Parigi Moutong mengakui bahwa pembangunan infrakstruktur diwilayah Kabupaten Parigi Moutong belum merata. Hal itu diakibatkan kurangnya dukungan atau pembiayaan yang bersumber dari APBD.

Sekretaris Bappeda, Mohammad Irfan mengatakan, Bappeda mengakui pembangunan di wilayah utara masih kurang dibanding dengan wilayah selatan dan ibu kota Kabupaten. Sehingga beberapa tahun belakangan ini, pemerintah daerah semakin giat melobi dana pembantuan dari pusat untuk program pembangunan infrakstruktur.

“Kalau harap dari APBD tidak cukup, kita harus juga melihat peluang di kementerian. Apalagi ada program kegiatan yang terintegrasi, itu bisa menjadi peluang untuk bermohon diberikan dana-dana pusat,” kata Irfan, belum lama ini.

Dia mengatakan, program fisik itu bukan hanya ada di Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, tetapi juga bisa didapatkan dari SKPD lain yang mempunyai program yang terintegrasi.

Misalnya kata dia, program dari Kementrian Desa dan Transmigrasi yang sudah banyak memberikan bantuan untuk daerah yang terkategori tertinggal seperti Kabupaten Parigi Moutong.

“Dari 122 Kabupaten yang dinilai tertinggal di Indonesia oleh KPDT, kita salah satu diantaranya, bukan hanya usulkan permohonan ke KPDT bisa juga ke Kementian PU-PERA kementrian lain yang terintegrasi,” ujarnya.

Dia berharap, melalui dana desa yang cukup besar, pemerintah setempat dapat membangun desa berdasarkan skala prioritasnya. Terutama program kegiatan atau pembangunan infrakstruktur yang membantu mendongkrak perekonomian desa, sehingga lebih maju dan mandiri. FHARA

ShareTweet
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Previous Post

Wabup: PPRG Harus Berkesinambungan

Next Post

Kematian Ibu Melahirkan Tinggi, Kinerja Dinkes Dapat Rapor Merah Dari Bupati

Related Posts

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
Daerah

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
Daerah

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
Daerah

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
Daerah

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan
Daerah

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
Next Post

Kematian Ibu Melahirkan Tinggi, Kinerja Dinkes Dapat Rapor Merah Dari Bupati

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In