Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Petani Walet Parigi Moutong dan PT FKS Jalin Kerjasama

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
24 Februari 2020
A A

PARIGI MOUTONG – Petani di Kabupaten Parigi Moutong menjalin  kerjasama atau Memorandum of Understansding (MoU) dengan PT. Fishindo Kusuma Sejahtera (FKS) selaku eksportir sarang burung walet, Senin (24/2) di rumah jabatan wakil bupati.

Penandatanganan MoU ini dilakukan secara simbolis oleh salah seorang perwakilan petani walet di Parigi Moutong, H. Suardi dan PT. FKS, Darwis.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Parigi Moutong, Mohammad Yasir menjelaskan, kurang lebih 143 petani Walet Parigi Moutong yang menandatangani MoU dengan PT. FKS.

Baca Juga

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

MoU itu kata Yasir, terkait ekspor sarang burung walet ke negara China. Namun, dalam MoU itu belum diatur tentang harga dan teknis ekspor ke China, untuk dapat mengikat kedua belah pihak.

MoU ini kata Yasir, lebih mengatur kesepahaman terkait hak-hak petani untuk mendapat pendampingan dan pembinaan.

Sebelumnya, PT FKS menawarkan dua sistem pemasaran sarang burung Walet Parigi Moutong. Dua sistem itu berupa pemasaran sarang burung walet Parigi Moutong langsung ke China dan tidak secara langsung melalui negara perantara.

Kepala Bapenda Parigi Moutong, Mohammad Yasir

“Kalau ingin ekspor langsung ke China akan sangat menguntungkan. Pasalnya, harganya sangat kompetitif sebab langsung berhubungan dengan konsumen pertama,” kata tenaga ahli Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Muhammad Idrus Hafied saat bertemu dengan peternak walet di Rujab Wakil Bupati, Rabu 29 Januari 2020.

Menurut Idrus, China selaku konsumen, menuntut kualitas sarang burung walet yang sesuai standar dan mutu yang sangat bagus. Sehingga, pihaknya bersama PT FKS menawarkan kerjasama yang saling menguntungkan.

Setiap sarang burung walet dari peternak akan dikumpulkan dan diinventarisir PT FKS. Kemudian akan dibawa ke sarana pencucian sarang burung walet yang sesuai standar ISO.

Tujuannya kata dia, agar sarang burung walet yang dibutuhkan konsumen dari China dapat terpenuhi, harga dapat menjadi kompetitif.

Nantinya, setiap peternak walet akan mendapat tanda register. Produk yang dipasarkan akan berlabelkan walet Parigi Moutong. IMUT

ShareTweet
Previous Post

Dinas PUPRP Parigi Moutong Minim Kantor Pengamat Irigasi

Next Post

Tahun Ini, DPUPRP Parigi Moutong Target Bangun Tanggul di 20 Desa

Artikel Lainnya

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

10 Februari 2026
BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

10 Februari 2026
BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In