Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Ketua DPRD Sesalkan Sikap Dinsos

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
8 Januari 2020
A A

PARIGI- Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, menyesalkan sikap Dinas Sosial (Dinsos) yang terkesan menutup mata terhadap nasib sejumlah warga kurang mampu yang terpaksa keluar dari Rumah Sakit Raja Tombolotutu, karena tidak mendapat bantuan melalui pelayanan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Seperti yang menimpa tiga pasien kurang mampu diwilayah Tinombo, harus dipulangkan keluarganya, karena pihak Rumah Sakit tidak melayani mereka karena tidak mengantongi Jamkesda dan kartu BPJS.

Menurut Sayutin, seharusnya Kadis melapor kepada Wakil Bupati selaku pengawas UHC (Universal Health Coverage),” kata Sayutin kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/1).

Menyikapi maslaah itu, DPRD kata Sayutin, akan mengelar rapat dengar pendapat bersama dengan pihak Dukcapil, Dinsos, PMD dan BPJS pada tanggal 13 Januari 2020.

Baca Juga

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

Pertemuan itu kata Sayutin, diharapkan dapat menemukan titik terang dan solusi terkait pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD, Feri Budiutomo mengatakan, telah di hubungi salah seorang warga untuk meminta bantuan agar mengeluarkan rekomendasi dari Dinsos.

Feri mengaku sempat mempertanyakan alasan Dinsos tidak mengeluarkan rekomendasi tersebut, sementara masyarakat saat ini banyak yang membutuhkan dan tidak terdata mendapatkan jaminan sosial utamanya jaminan kesehatan.

“Informasi yang saya peroleh dari Kadis Dinsos bahwa tidak dikeluarkannya rekomendasi itu karena ada presentase jumlah layanan yang ditarik oleh APBN kurang lebih 30 ribu orang,” sebutnya.

Menurutnya, akibat adanya penarikan sekitar 30 ribu orang peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dananya bersumber dari APBN berdampak pada jaminan kesehatan yang di berikan kepada masyarakat kurang mampu.

Selain itu, naiknya iuran BPJS di tahun 2020 ini berimbas pada pembayaran yang harus di asumsikan dari APBD senilai Rp 48 Miliar.

“Nah, asumsi dari Rp 30 miliar hanya mampu membayar yang sudah terjaminkan sampai di bulan Agustus. Itu keterangan mereka di Dinsos,” jelasnya. IMUT

ShareTweet
Previous Post

Wabup Hadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2020

Next Post

Ratusan IRT Ikut Pelatihan Buat Minyak Kelapa Kampung Premium

Artikel Lainnya

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

11 Februari 2026
Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

10 Februari 2026
BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

11 Februari 2026
Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

10 Februari 2026
BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sangulara Sulteng Pertanyakan Pengawalan APH atas Proyek Perpustakaan yang Molor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In