PARIGI MOUTONG – Forum Koordinasi dan Komunikasi (Forkkom) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Sulawesi Tengah resmi digelar di Kabupaten Parigi Moutong, Senin malam, 31 Maret 2026. Forum ini mengusung kekuatan lokal sebagai strategi utama dalam mendorong sinergi pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong tersebut diikuti perwakilan Bappeda kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan terkait.
Kepala Dalam sambutan sekaligus laporannya, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan, S.K.M., M.Kes., mengatakan, sebagai tuan rumah, pihaknya memastikan pelaksanaan Forkkom tetap berjalan optimal meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran.
“Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada hari kedua dengan pemaparan panel serta desk pembahasan yang terbagi dalam beberapa bidang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, efektivitas dan efisiensi menjadi prinsip utama tanpa mengurangi substansi forum sebagai ruang koordinasi strategis antardaerah.
Pada hari terakhir, peserta dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan atau outbound guna memperkuat kebersamaan serta jejaring antarperencana pembangunan.
Forkkom tahun ini menghadirkan pendekatan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Atas arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, narasumber yang dihadirkan berasal dari tingkat provinsi serta kabupaten/kota, menggantikan pola sebelumnya yang didominasi pemateri dari Jakarta.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah sekaligus memaksimalkan potensi lokal. Sejumlah narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Kepala Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah, serta praktisi seperti petani milenial dan pengusaha.
“Melalui forum ini, sejumlah target strategis diharapkan tercapai, di antaranya peningkatan koordinasi dan sinergi antar kabupaten/kota, penyelarasan program pembangunan antara Pemprov dan daerah, serta penguatan komitmen bersama dalam percepatan pembangunan,” katanya.
Selain itu, Forkkom tahun ini juga diharapkan menghasilkan kesepakatan terkait calon tuan rumah pelaksanaan pada 2027.
Adapun pembiayaan kegiatan ini bersumber dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
“Dengan mengedepankan kekuatan lokal, Forkkom Bappeda se-Sulteng tahun ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan,” pungkasnya.*








