Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Parigi Moutong Uji Coba Sekolah Lima Hari

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 Januari 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 Januari 2026
Pemkab Parigi Moutong Uji Coba Sekolah Lima Hari

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyapa dan berjabat tangan dengan siswa SD saat melaukan kunjungan di salah satu sekolah dasar di Parigi Moutong. (Foto : Galang Anarki/IST)

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tengah melakukan uji coba pemberlakuan sekolah lima hari atau full day school di sejumlah sekolah. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas banyaknya masukan dari masyarakat, khususnya orang tua siswa yang bekerja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, mengatakan permintaan penerapan sekolah lima hari muncul karena adanya perbedaan jadwal libur antara orang tua dan anak. Orang tua yang bekerja di perkantoran umumnya libur pada Sabtu dan Minggu, sementara siswa masih harus masuk sekolah pada hari Sabtu.

“Rata-rata sudah banyak masukan dari masyarakat dan orang tua siswa. Mereka berharap kalau bisa full day, karena orang tua yang kantoran itu rata-rata libur hari Sabtu dan Minggu untuk quality time bersama keluarga, sementara anaknya hari Sabtu itu masih sekolah,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Selasa, (20/1).

Meski menjadi keinginan banyak pihak, Sunarti menegaskan bahwa penerapan sekolah lima hari membutuhkan persiapan yang matang. Perubahan sistem ini berimplikasi pada penambahan jam belajar mengajar dalam satu hari.

Baca Juga

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

Ia menjelaskan, siswa yang sebelumnya pulang sekitar pukul 12.00 WITA berpotensi pulang pada pukul 14.00 hingga 15.00 WITA apabila skema full day school diterapkan.

“Kami menyampaikan masih butuh persiapan, karena itu berimplikasi pada penambahan jam belajar mengajar dalam satu hari. Kami uji coba dulu untuk melihat kendala yang ada, apakah ada komplain dari orang tua siswa karena anaknya terlalu lama di sekolah,” sebutnya.

Untuk mendukung durasi belajar yang lebih panjang, Dikbud Parigi Moutong mengintegrasikan kebijakan ini dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai dapat membantu pemenuhan kebutuhan makan siang siswa selama berada di sekolah.

“Anak-anak tentunya membutuhkan makan siang, tapi terbantukan dengan adanya MBG, sehingga siswa bisa lebih lama di sekolah karena kebutuhan makannya terpenuhi,” tuturnya.

Selain kesiapan siswa, kesiapan tenaga pendidik juga menjadi fokus utama dalam evaluasi. Pihaknya ingin memastikan guru-guru siap dengan penyesuaian jam kerja apabila kebijakan ini diterapkan secara permanen.

Saat ini, beberapa kecamatan dilaporkan telah memulai uji coba sekolah lima hari setelah masa libur berakhir. Dinas Pendidikan akan mengevaluasi sekolah yang berjalan tanpa kendala serta sekolah yang masih menghadapi hambatan di lapangan.

“Tahun pelajaran ini, habis liburan sudah ada beberapa kecamatan yang melaporkan mereka sudah siap untuk full day. Kami akan mengevaluasi berapa sekolah yang melaporkan tidak ada kendala dan berapa yang masih ada hambatan,” ungkapnya.

Sunarti menambahkan, apabila hasil uji coba menunjukkan dampak positif tanpa kendala berarti, baik bagi guru, orang tua, maupun sarana dan prasarana, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Parigi Moutong untuk menetapkan kebijakan tersebut secara resmi.

“Insya Allah jika semua memungkinkan, akan dibuatkan surat edaran yang mewajibkan proses belajar mengajar lima hari,” tutupnya.*

Tag: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)full day schoolPemkab Parigi MoutongSekolahSekolah Lima Hari
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Puskesmas Torue Belum Rampung, Bupati Ancam Putus Kontrak

Sesudah

Wabup Abdul Sahid Buka Mukab V KADIN Parigi Moutong

TerkaitPostingan

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026

Pilihan Editor

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Tambang Kayuboko Berujung Gugatan PTUN, JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati

Tambang Kayuboko Berujung Gugatan PTUN, JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati

19 September 2026

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In