Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Headline

Aspidum Kejati Sulteng Usir Wartawan di Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
23 Juli 2022
A A

PALU – Perayaan hari Bhakti Adhyaksa ke-62 di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng), Jum’at, 22 Juli 2022, diwarnai sikap arogan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Fitrah, kepada wartawan yang hendak melakukan peliputan.

Tindakan itu, bermula pada saat sejumlah tim wartawan yang tergabung dibeberapa media Kota Palu, hendak melakukan peliputan dan live streaming pada kegiatan hari Bhakti Adhyaksa atas permintaan pihak Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulawesi Tengah.

Sekitar pukul 06:00 WITA, salah seorang wartawan tim live streaming yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah, Moh. Iqbal, berada di lapangan Kejati, sedang mengatur peralatan live seperti kabel, kamera dan alat-alat lainnya .

Baca Juga

Januari 2026, 851 PPPK Paruh Waktu Parigi Moutong Segera Dilantik

LMP Parigi Moutong dan BNN Perkuat Sinergi Perangi Narkoba

Bangunan Hampir Roboh, Relawan Amura Galang Dana untuk Sekolah Pedalaman

Tiba-tiba sekitar pukul 06.30 WITA, Aspidum Kejati Sulteng, Fitrah datang dan langsung menegur dengan nada tinggi. Padahal, saat itu seluruh peralatan live streaming sudah siap on air. Hanya tinggal merapikan sejumlah kabel yang melintas di jalan masuk ke lapangan upacara.

“Sabar Pak, sementara kita rapikan biar tidak mengganggu,” kata Ikbal yang akrab dipanggil Ballo, sambil merapikan kabel untuk dilakban.

Sayangnya, penjelasannya Iqbal itu malah membuat pejabat Kejati Sulteng tak puas. Tidak hanya membentak, Fitrah juga menyuruh tim live streaming untuk pulang.

“Buat apa kalian disini. Tidak becus, kalian pulang saja!” ketusnya.

Sharfin yang juga tim live streaming menjawab hardik kasar itu, dengan menyebut bahwa mereka bukan anak buah kejaksaan yang seenaknya dimarahi.

“Pak, kami ini wartawan. Itu Abdee Mari dari tvOne, Iqbal yang Bapak marahi ini wartawan CNN, saya dari NET dan Dhani itu dari RTV. Kami kesini karena membantu pihak Penkum,” jelas Sharfin.

Namun Fitrah masih saja ngotot dengan nada kasar, dan mengusir. Merasa diperlakukan kasar, dan adanya ungkapan mengusir, akhirnya koordinator live streaming Abdee Mari meminta tim live streaming untuk tidak melanjutkan peliputan, dengan meninggalkan lokasi.

Kemudian, sebelum meninggalkan lokasi, Fitrah yang baru tahu jika tim live streaming merupakan wartawan TV nasional, berusaha menemui kembali Iqbal dan kawan-kawan untuk minta maaf.

“Maafkan saya, saya lelah dan stress karena ada masalah di rumah,” jelas Fitra.

Namun Ikbal dan kawan-kawan tetap meninggalkan lokasi perayaan hari Bhakti Adiyaksa di Lapangan Kejati Sulawesi Tengah.

Hal itu dibenarkan oleh Abdy Mari, wartawan tvOne, selaku kordinator live Streaming. Menurutnya, kejadian tersebut membuat timnya harus merapikan kembali alat-alat yang sudah siap siaran langsung.

“Ini membuat kita harus mundur dengan sikap yang sangat tidak pantas dilakukan oleh oknum seorang pejabat Kejati, yang begitu kasar terhadap tim saya,” ujar Abdy.

Terpisah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulawesi Tengah, Reza Hidayat mengaku, saat kejadian tidak berada di tempat.

“Saya tidak berada di tempat saat kejadian. Nanti saya kumpulkan informasi dulu baru bisa konfirmasi,” ungkap Reza melalui pesan WhatsApp. *theopini.id

Tags: JurnalisKejariKejari ParimoKejatipaluParigi MoutongWartawan
ShareTweet
Previous Post

KPU Parigi Moutong Ingatkan Parpol Tentang Tahapan dan Jadwal Pendaftaran Parpol

Next Post

AJI Palu Kecam Pengusiran Wartawan di Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa

Artikel Lainnya

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026
Dinas TPHP Parigi Moutong Salurkan 50 Hand Sprayer dan Dua Pompa Air untuk Penanganan Karhutla

Dinas TPHP Parigi Moutong Salurkan 50 Hand Sprayer dan Dua Pompa Air untuk Penanganan Karhutla

5 Februari 2026
Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

5 Februari 2026
Peduli Literasi Anak, Guru Muda Toribulu Bentuk Generasi Pendidik Muda

Peduli Literasi Anak, Guru Muda Toribulu Bentuk Generasi Pendidik Muda

5 Februari 2026
Gelar Rakor, Sekda Zulfinasran Tegaskan Hilirisasi Kelapa Harus Berdampak bagi Petani

Gelar Rakor, Sekda Zulfinasran Tegaskan Hilirisasi Kelapa Harus Berdampak bagi Petani

5 Februari 2026

Comments 0

  1. Ping-balik: AJI Palu Kecam Pengusiran Wartawan di Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa - Songulara.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In