Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Bappelitbangda dan Akademisi Kaji Gizi Kelor untuk Ibu Hamil

Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
5 Maret 2020
Reading Time: 1 min read
Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
5 Maret 2020

PARIGI MOUTONG – Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), mengkaji kecukupan gizi pada kelor untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Penelitian tersebut dilakukan bersama akademisi Universitas Tadulako (Untad) Palu diwilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Lokus kajian angka kecukupan gizi pada tanaman kelor untuk mencegah anemia pada Ibu hamil diputuskan lewat Focus Group Discussion (FGD).

Pertemuan yang membahas tentang penelitian tersebut digelar Bappelitbangda, Kamis (5/3) dan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, dr. Agus S. Hadi, sejumlah OPD terkait, Rumah Sehat BAZNAS, Akademisi dari dan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Untad.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, dr. Agus S. Hadi, mengatakan, beberapa tahun lalu dirinya diminta untuk merumuskan ide apa yang akan dijadikan produk unggulan. Sehingga ia membaca beberapa literatur untuk mencari tanaman yang mudah dibudidaya, sehat dan bernilai ekonomi. Selanjutnya memutuskan untuk membudidayakan dan mengolah tanaman kelor menjadi berbagai bentuk produk.
“Jadi kelor adalah tanaman berguna untuk kesehatan dan diminati hampir seluruh dunia,” ujarnya.
agus mengatakan, sudah merupakan langkah yang tepat Bappelitbangda melibatkan akademisi untuk mengkaji lebih jauh dampak dari tanaman kelor untuk ibu hamil. Sehingga masyarakat akan lebih percaya terhadap keunggulan tanaman kelor untuk kesehatan. FAIZ

ShareTweet
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Previous Post

2021, Parigi Moutong Target Bebas Pasung

Next Post

Equator Cup 2020, Taopa Singkirkan Parigi Barat

Related Posts

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
Daerah

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
Daerah

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
Daerah

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
Daerah

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan
Daerah

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
Next Post

Equator Cup 2020, Taopa Singkirkan Parigi Barat

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In