Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

DOB Moutong dan Tomini Raya Tunggu Moratorium Dicabut

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
11 November 2019
in Daerah, Featured, Parigi Moutong
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PARIGI – Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Moutong dan DOB Tomini Raya di Tinombo menunggu pembukaan keran moratorium oleh Pemerintah Pusat.

Ini disampaikan Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu, saat pertemuan bersama masyarakat Kecamatan Moutong dalam rangka kunjungan kerja di Wilayah bagian utara Parigi Moutong, sebagaimana dilansir dari MetroSulawesi.id

Bupati mengatakan, moratorium pemekaran masih berlaku, tetapi kata Samsurizal, saat ini salah satu anggota DPR RI dapil Sulawesi Tengah Supratman Andi Agtas atau disapa Maman, terus berusaha mencari waktu yang tepat untuk meloloskan secepatnya DOB Moutong dan DOB Tomini Raya.

“Ini adalah inisiatif DPR RI untuk mencari waktu yang tepat menggolkan Pemekaran ini,” ungkap Samsurizal melalui pihak Diskominfo Parigi Moutong, Rislan, Selasa (11/11).

Menurut Bupati Samsurizal, kalau lima saja yang dimekarkan maka DOB Moutong lolos, karena DOB Moutong masuk diurutan ketiga. Yang masih tanda tanya kata ia adalah DOB Tomini Raya karena hanya masuk dalam urutan ke tujuh.

Lanjut Bupati Samsurizal, seluruh administrasi Pemekaran jangan sampai diubah, sebab jika diubah maka akan menghambat pemekaran.

Rislan Salba

“Administasi pemekaran jangan diubah-ubah, nanti selesai ketuk palu baru bisa diubah, karena kalau dirubah akan kembali nol,” terangnya.

Menurut Samsuizal, untuk DOB Tomini Raya di Tinombo, harus menyiapkan infrastruktur yang memadai, sehingga bisa masuk ke lima besar. Sebab, jika ingin masuk dilima besar harus dilakukan peninjauan kembali oleh Tim Pemekaran pusat. Jika tidak siap, maka kemungkinan besar ada kabupaten lain yang muncul.

“Kenapa ini dibuat segera, karena ada pulau Sebatik yang didepan tarakan itu setengahnya merupakan wilayah Malaysia, dan setengah lagi wilayah Indonesia. Malaysia sudah membangun setingkat kabupaten, sementara kita masih kecamatan masih ada Koramil dan Polsek. Selanjutnya ada lagi di perbatasan Irian jaya, kebetulan saya pernah tugas disana, kalau kita turun ke utara atau ke timur itu gunung BNJ karena kotanya di atas gunung, dan kalau kita turun kearah barat itu Indonesia. Dua wilayah ini akan mendorong percepatan pemekaran. Olenya kita harus cepat agar bisa bersamaan dengan Wilayah ini,” ujar Bupati Samsurizal.

Bupati berharap dukungan  dan doa dari para imam para pemuka agama di Kecamatan Moutong agar DOB Moutong secepatnya terwujud. Dikatakan, perlu diketahui dokumen pemekaran yang telah dilayangkan bahwa DOB Moutong Ibu Kotanya di Kecamatan Taopa dan DOB Tomini Raya ibu Kotanya di Kecamatan Tinombo.

Previous Post

KKSS, Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung

Next Post

Ketua DPRD Minta DLH Aktifkan Laboratorium

Next Post

Ketua DPRD Minta DLH Aktifkan Laboratorium

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
  • Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
  • Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Recent Comments

  1. Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  2. Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  3. Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik - Songulara mengenai Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH
  4. Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional - Songulara mengenai Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
  5. DPRD Parigi Moutong Kebut Pembahasan Raperda - Songulara mengenai Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In