Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Kembali, Demo Honorer K1 Nyaris Ricuh

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
16 Maret 2018
A A

PARIGI MOUTONG-Kembali, demonstrasi menuntut pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari jalur honorer kategori satu (K1) di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong, Jumat (16/3) nyaris ricuh. Ini disebabkan Kepala BKPSDM, enggan keluar ruangannya untuk menemui demonstran.

Amatan lapangan, aksi saling dorong antara massa aksi dan Polisi bermula ketika salah seorang melakukan orasi dan meminta Kepala BKPSDM, Mawardin, keluar menemui mereka. Namun Mawardin belum juga menemui mereka.

Bukan hanya itu, pendemo juga melakukan aksi bakar ban di halaman kantor dan membuat beberapa tumpukan batu berbentuk kuburan sebagai simbol perjuangan mereka menuntut terangkat menjadi PNS merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

Baca Juga

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Beruntung aksi saling dorong tidak berlangsung lama, setelah pihak Kepolisian melakukan mediasi antara massa aksi demo dengan Kepala BKPSDM.

“Kami minta kepada bapak Mawardin yang terhormat untuk berbicara secara langsung bersama kami disini, kami ingin mendengar penjelasan secara langsung dari beliau,” ujar salah seorang orator.

Amarah pendemo mulai teredam saat Mawardin keluar dari ruangan dan menemui langsung massa dengan mediasi kepolisian.

“Saya sudah mendengarkan semua aspirasinnya, terkait dengan pokok persoalan yang terjadi bahkan sudah mengarah ke hal-hal yang pribadi. Keberadaan kita ini adalah mencari solusi bagaimana persoalan ini bisa terselesaikan. Oleh karena itu beberapa tuntutan yang saudara sampaikan itu sudah kita lakukan, saya tidak menjawab lagi ada hal-hal yang terkait dengan surat-surat yang masuk, yang jelas pada hari ini hasil keputusan di DPRD kemarin itu yang akan kita tindak lanjuti,” terang Mawardin.

Adapun hasil dari keputusan di DPRD katanya, seluruh pejabat di Parigi Moutong mulai dari Pjs Bupati, Sekab, DPRD bersama perwakilan tenaga honorer akan berangkat ke Jakarta untuk audiensi dengan Menpan.

Olehnya, hari ini pihaknya sudah membuat surat yang akan diantar ke pusat. Ia berjanji hari senin depan akan berangkat mengantar surat audiensi itu. Pada kesempatan itu, Mawardin juga menyempatkan membacakan isi surat ke kementrian.

“Surat ini akan kami antar langsung hari Senin,” tegasnya.

Sebelumnya, aksi demo diawali dari kantor BKPSDM dilanjutkan ke kantor DPRD Parigi Moutong juga sempat nyaris ricuh. Salah satu demonstran sempat melakukan aksi melempar kursi dalam ruang sidang paripurna DPRD.IWAN TJ

ShareTweet
Previous Post

Nurlela : Wartawan Dilarang Memotret karena Ada Undang-undangnya

Next Post

Panwaslu Tolak Permohonan Tim ANNAS

Artikel Lainnya

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan pada HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

15 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

14 Februari 2026
Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

14 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 33,84 Ton Benih Jagung untuk Musim Tanam 2026

Pemkab Parigi Moutong Alokasikan 33,84 Ton Benih Jagung untuk 2.256 Hektare Lahan

16 Februari 2026
Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

15 Februari 2026
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Dorong Perempuan Aktif ke Posyandu Wujudkan Keluarga Sehat

15 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Penambang Perempuan Diduga Jadi Korban Longsor di Desa Kayuboko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In