Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Temu Menpan, Bupati Perjuangkan Nasib Honorer

songulara by songulara
8 April 2016
in Uncategorized
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA –  Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu, bersama angota Komisi I DPRD Parigi Moutong Husen Mardjengi dan Lazim Enggo, Kepala BKD Parigi Moutong Mawardin, serta delapan orang perwakilan Tenaga Honorer dari delapan SKPD belum lama ini melakukan pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan-RB) Yuddy Chirisnandi, sebagai langkah untuk memperjuangkan nasib sisa tenaga honorer Kategori Satu (K1).
“Kami diterima Pak Menteri dirumah jabatan, membicarakan nasib tenaga honorer K1 yang telah nyatakan lulus, namun belum terproses,” ungkap Bupati Parigi Moutong yang dihubungi Songulara, usai melakukan pertemuan belum lama ini.
Bupati mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan tersebut, tenaga honorer K1 berjumlah 270 orang yang telah mereka laporkan kepada Menpan itu, nantinya masih akan melalu proses verifikasi. Sebab, keaktifan tenaga honorer tersebut juga akan menjadi bahan pertimbangan pihak kementerian.
Menurut dia, tenaga guru yang masih berstatus honorer lebih berdasarkan pertemuan itu, juga akan menjadi prioritas oleh pihak kementerian, apalagi yang telah mengabdi didesa-desa terpencil.
“Kalau tenaga honorer K1 kemarin akan ada yang sudah tidak aktif lagi, makanya itu nanti akan diverifikasi kembali lagi,” ujarnya.
Begitu juga kata dia, bagi tenaga honorer yang berprofesi dibidang kesehatan dan dokter PTT, juga akan menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat. Karena, sumber daya manusia tersebut dinilai paling dibutuhkan disetiap daerah.
Bupati menambahkan, sesuai janji Menpan pihaknya akan sesegera mungkin melakukan langkah verifikasi dokumen para tenaga honorer yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong itu. ”Janjinya akan sesegera mungkin melakukan verifikasi. Kami berharap nasib tenaga honorer bisa segera terjawab,” katanya.
Selain itu kata dia, pada pertemuan itu pihak Kemenpan juga menyampaikan akan melakukan pengurangan tenaga pegawai kurang lebih 10 persen, yang dilakukan secara bertahap mulai dari 2017-2019 mendatang.
Bahkan tambahnya, bagi tenaga pegawai yang suka membuat onar, tidak disiplin dan kelebihan tenaga, akan dirumahkan nantinya. ”Mereka nantinya akan diberikan gaji, namun tidak akan ada tunjuangan lainnya,” tuturnya. Idho

Previous Post

Main Tilep Hak Honorer

Next Post

Dinas ESDM Akan Monitoring Tambang Ilegal

Next Post

Dinas ESDM Akan Monitoring Tambang Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
  • Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
  • Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Recent Comments

  1. Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  2. Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  3. Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik - Songulara mengenai Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH
  4. Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional - Songulara mengenai Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
  5. DPRD Parigi Moutong Kebut Pembahasan Raperda - Songulara mengenai Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In